Selasa, 17 Oktober 2017

Yudisium Sarjanapun Dipolitisasi

3 tahun yang lalu | 8:26 am
Yudisium Sarjanapun Dipolitisasi

Baca Juga

MAKASSAR, WARTATIMUR.COM – Yudisium Sarjana mahasiwa Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Kota Makassar di Swiss Bell In Hotel, Rabu (11/5) dimanfaatkan untuk mendeklarasikan relawan sahabat ummat untuk pasangan Calon Presiden (Capres) Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK).

Dekan Fakusltas ekonomi Mahmud Nuhung yang juga ketua penasehat tim relawan Sahabat Ummat mengatakan kegaiatan yang dihadiri 700 sarjana muda mahasiswa Unismuh tersebut telah mendapat izin dari pimpinan universitasnya.

“Kami sudah minta izin ke pimpinan Universitas, tapi kami tidak membawa nama Universitas, dari awal juga secara organisasi Muhammadiyah telah menyatakan netral, jadi deklarsi ini tanpa
melibatkan sikap politk selaku fungsionaris muhammadiyah,” jelasnya.

Mahmud menjelaskan dukungannya tersebut karena adanya kesamaan visi misi antara para relawan Sahabat Ummat dengan apa yang akan dilakukan nantinya setelah terpilih menjadi presiden RI untuk lima tahun kedepan.

“Selain programnya, alasan klasik kami adalah saat JK jadi Capres 5 tahun lalu kita sudah liat bagaimana pembangunan yang ada di Sulsel. Kami mau ini ada lagi saat Jokowi-JK terpilih jadi presiden,” tandasnya.

Sementara ketua relawan Sahabat Ummat Syamsir Rahim mengatakan akan bekerja maksimal untuk memperjuangkan Jokowi-JK. “Kami akan khusus meraup suara dai kader-kader muda muhammadiyah,” singkatnya.

Dewi Yasin Limpo (DYL) yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan dukungan Sahabat Ummat tersebut menambah amunisi baru tim pemenangan Jokowi-JK. Ia semakin yakin jagoannya dapat menang telak di Sulsel.

“Dalam sahabat ummat terdiri banyak tokoh, apalagi tadi banyak sarjana muda yang ikut nayatakan sikap memebrikan dukungan, pastinya ini menambah amunisi baru kami,” ujar DYL

DYL menjelaskan dirinya hadir dalam yudisium tersebut untuk memberikan pemahaman kenapa harus memilih Jokowi-JK dan bagaimana sosoknya. “Saya beritahu mereka kalau Jokowi-JK itu tidak banya retorika, terlalu banyak yang pintar bicara, bangsa ini butuh pemimpin yang bisa langsung bekerja,” tandasnya. (AR)


Penulis : Asri Abdullah
Editor : Asri Abdullah
Copyright © 2013 Warta Timur, All Rights Reserved. Jalan Politeknik, Makassar .
Design by Wartatimur.com