Senin, 22 Oktober 2018

Wali Kota Tegaskan Akan Pidanakan Pencaplok Fasum Fasos

2 minggu yang lalu | 2:07 pm
Wali Kota Tegaskan Akan Pidanakan Pencaplok Fasum Fasos

Baca Juga

MAKASSAR, WARTATIMUR.COM (28/9/2018) – Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan “Danny” Pomanto kembali mengingatkan bahwa pihaknya tidak segan memidanakan pencaplok fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos).

Danny mendesak agar aset fasum fasos sebesar 30% oleh pengembang perumahan segera diserahkan ke Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.

“Kita sudah peringatkan berulang-ulang bahwa pada akhirnya kita pidanakan. Pidanakan itu bermacam-macam, bisa lewat kejaksaan, KPK dan kita minta NGO internasional mendampingi ini barang,” kata Danny, Kamis (27/9/2018).

Kata dia, pengejaran dan pengusutan aset fasum fasos yang dilakukan oleh timnya bukan perkara biasa. Makanya itu, pihaknya tidak main-main dalam mencari aset milik pemkot yang tersebar di beberapa kecamatan.

“Saya sudah sampaikan minggu ini (soal aset GMTD) tapi sudah diserahkan lebih cepat meski secara lisan, kita tunggu,” ungkapnya

Terpisah, Plt Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKA) Kota Makassar, Taslim Rasyid mengaku tak tahu menahu soal aset milik pemkot.

Pasalnya, persoalan aset berada di Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) Kota Makassar. “Saya tidak tahu itu (kalau ada penyerahan aset) selama saya menjabat tidak ada, coba ke Dinas Perumahan,” cetus Taslim

Lanjut dia, aset yang ada di BPKA Makassar hanya aset-aset lama yang tersimpan. Sementara, untuk 491 aset ditambah aset yang ada di pengembang, pihaknya mengaku belum menerima satupun berkas penyerahan aset. “Kita belum menerima, tidak tau kalau sudah ada,” katanya

Sebelumnya, tim koordinasi dan verifikasi penyerahan fasum fasos Kota Makassar menggelar rapat koordinasi dengan pihak PT Prima Karya Bentala Permai, Rabu (26/9/2018).


Penulis : Nafli Mas'ud
Editor : Nafli Mas'ud
Copyright © 2013 Warta Timur, All Rights Reserved. Jalan Politeknik, Makassar .
Design by Wartatimur.com