Senin, 21 Mei 2018

Wali Kota Padang Adopsi “Culinary Night” Makassar

2 tahun yang lalu | 6:02 pm
Wali Kota Padang Adopsi “Culinary Night” Makassar

Baca Juga

MAKASSAR, WARTATIMUR.COM (5/7/2015) – Wali Kota Padang, Sumatera Utara Mahyaldi Ansyarullah akan mengadopsi lomba kuliner dan “Culinary Night” Makassar Ramadhan termasuk mempelajarai berbagai program unggulan Pemerintah Kota Makassar.

“Saya datang ke sini untuk melihat kegiatan pesta kuliner di Makassar agar ke depan kita bisa mengkolaborasikan mana kelebihan Makassar yang bisa di bagi satu sama lain. Kami ingin belajar agar bisa dilaksanakan juga di Padang ke depannya,” kata Wali Kota Mahyaldi Ansyarullah di Makassar, Minggu.

Lomba Kuliner dan Culinary Night Makassar Ramadhan digelar di jalan Balai Kota Makassar sebelumnya resmi dibuka Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomato pada Sabtu malam hingga berlangsung Minggu dini hari menjelang sahur.

Sementara Deputi bidang pengembangan dan pemasaran pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuty saat melihat respon masyarakat yang begitu antusias maka akan memberi dukungan penuh apabila kegiatan ini rutin dilakukan setiap bulan.

“Ini bisa dilakukan sebulan sekali, kalau rutin kita bisa bantu dari pusat untuk mempromosikan secara nasional bahkan sampai ke mancanegara,” ucapnya.

Esthy mengatakan, pihaknya akan melakukan kegiatan sama di 15 kota di Indonesia. Makassar merupakan kota pertama yang menjadi penyelenggara. Saat menghubungi Wali Kota Makassar terkait penyelenggaraan acara, dia mengatakan mendapat respon yang sangat baik.

Sementara Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengemukakan kegiatan tersebut diyakini untuk memperkaya khasanah kuliner khas Makassar. Pria disapa akrab Danny Pomanto ini melanjutkan begitu banyak varian dan cita rasa kuliner Makassar yang belum dikenal khalayak.

“Saat ini kita akan gelar tiap tiga bulan sekali. Setiap eventnya kita akan menemukan makanan-makanan khas yang baru, contoh sekarang tidak ada lagi Coto, Pallu basa, tetapi yang ditampilkan Pallu Kaloa, Pallu Mara` dan berbagai masakan ikan khas Makassar,” katanya.

Dipilihnya makanan berbahan ikan kata Danny, sebagai bukti bahwa ikan merupakan kuliner andalan Makassar, apalagi secara umum Indonesia merupakan negara bahari dan Makassar, Sulawesi Selatan adalah salah satu daerah penghasil ikan terbaik.

Dirinya merencanakan ke depan akan menyiapkan food coridor atau pusat makanan di sekitar pantai losari. Tempat tersebut nantinya secara khusus akan menyediakan makanan khas lainnya seperti Baroncong dan Pisang Epe`.

“Bukan hanya di Losari, tapi kegiatan ini akan dibuka di enam titik keramaian di wilayah Kota Makassar di Makassar,” harapnya.

Dalam kegiatan tersebut dihadirkan 43 tenant dan menjual aneka makanan khas berbahan ikan serta kue-kue tradisional khas makassar seperti Barongko, Onde-onde, Baurasa dan lain sebagainya.

Selain itu aksi demo memasak yang dibawakan Indonesian Chef Assosiation (ICA), oleh Chef Juna terlihat cukup memukau para pengunjung. Selain Chef Juna, 15 Chef restoran dan hotel di Makassar ikut ambil bagian dalam meracik makanan di tempat tersebut. (*)


Penulis : Nafli Mas'ud
Editor : Nafli Mas'ud
Copyright © 2013 Warta Timur, All Rights Reserved. Jalan Politeknik, Makassar .
Design by Wartatimur.com