Jum'at, 21 September 2018

Wakil Ketua DPRD Jogja Akui Strategi Pengembangan Wisata di Makassar

6 bulan yang lalu | 6:40 am
Wakil Ketua DPRD Jogja Akui Strategi Pengembangan Wisata di Makassar

Baca Juga

MAKASSAR, WARTATIMUR.COM (24/2/2018) – Wakil Ketua DPRD DIY Arif Noor Hartanto menilai Pemda DIY perlu mencontoh strategi pengembangan kawasan wisata di Sulawesi Selatan. Salah satunya, terkait dengan pengoptimalan sarana transportasi darat.

Hal tersebut ia sampaikan saat berdiskusi dengan pejabat teras Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Sulawesi Selatan di Makassar, RaBU (24/2/2018) lalu. Dalam kesempatan itu, Inung, sapaan akrabnya juga ditemani Sekretaris DPRD DIY Beny Suharsono.

“Komitmen Pemda Sulawesi Selatan mengoptimalkan berbagai angkutan darat, dari bus maupun kereta api yang beroperasi Oktober 2018, patut dicontoh Pemda DIY, yang tahun depan memiliki bandara baru,” ujar Inung.

Pengoptimalan armada angkutan darat, lanjut Inung, adalah sebuah langkah bijak, karena akan memberikan efek berantai pada berbagai daerah yang dilewati. Terutama pada kabupaten atau kota yang memiliki objek wisata aduhai.

DIY, ucapnya, patut mencontoh langkah Pemda Sulawesi Selatan, ketika New Yogyakarta Internasional Airport ( NYIA) resmi beroperasi. Dengan begitu, jalur selatan bisa dihidupkan. Jalur ini dianggap potensial mendatangkan banyak wisatawan.

Untuk merealisasikan optimalisasi transportasi darat, Inung mengatakan, harus ada koordinasi pemasaran yang apik, antara pemerintah tingkat satu dan tingkat dua.

Selain itu, Politisi PAN ini menilai, DIY bisa menjalin kerja yang lebih serius dengan Sulawesi Selatan, utamanya di bidang pariwisata. Apalagi kedua daerah memiliki ikatan kultural, melalui sosok Pangeran Diponegoro, pahlawan nasional asal Jogja yang dimakamkan di Makassar.

“Selama ini kerja sama di bidang pariwisata antar kedua daerah belum terjalin serius. Kerja sama pembangunan wisata sejarah bisa lebih dibangun oleh DIY dan Sulawesi Selatan. Apalagi, makam Pangeran Diponegoro kan ada di Makassar, jadi ada ikatan,” terangnya.

Sementara itu, Kabid Pengembangan dan Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan Yulianus B. Saleh menyatakan, dengan kehadiran jalur kereta api yang direncanakan menghubungkan Makassar sampai Pare-pare, peluang peningkatan wisatawan sangat besar. (*)


Penulis : Asri Abdullah
Editor : Asri Abdullah
Copyright © 2013 Warta Timur, All Rights Reserved. Jalan Politeknik, Makassar .
Design by Wartatimur.com