Selasa, 20 November 2018

Tim Pengabdian Departemen Fisika Unhas Melakukan Pengabdian Masyarakat di Kabupaten Pinrang

1 bulan yang lalu | 7:27 am
Tim Pengabdian Departemen Fisika Unhas Melakukan Pengabdian Masyarakat di Kabupaten Pinrang

Baca Juga

Kabupaten Pinrang sebagai salah satu sentra petani tambak di Sulawesi Selatan yang mempunyai area tambak seluas 15.026 hektar dengan produksi ikan berbagai jenis sebanyak 18.545 ton pertahun. Disamping itu menghasilkan juga udang berbagai jenis sebanyak 3.125 ton pertahun. Secara topografi wilayah tambak merupakan wilayah yang terbuka dan jauh dari kota. Seluruh area tambak dalam suatu kelompok atau gugus secara nyata menerima paparan sinar matahari sepanjang hari. Hal ini dimungkinkan karena pada umumnya area tambak tidak ditanami pepohonan sehingga proses pembentukan bayangan praktis tidak ada. Suatu hal yang spesifik yang didapati pada area tambak adalah bahwa setiap petani tambak memiliki tambak lebih dari satu petak sampai beberapa petak. Dengan demikian setiap pemilik tambak hanya membangun satu rumah yang meliputi area yang sangat luas. Akibat dari kondisi ini menyebabkan perumahan yang menyebar dan saling berjauhan satu dengan lainnya. Topologi lokasi perumahan yang menyebar seperti itu merupakan suatu kendala tersendiri dan menyebabkan sulitnya untuk mendapatkan suplai air bersih dari PDAM setempat. Selain itu, daerah empang secara umum merupakan area yang seluruhnya hanya terdiri dari genangan air asin atau air payau dan sulit mendapatkan air tawar untuk dioleh menjadi air minum. Salah satu solusi yang dapat ditempuh oleh petani tambak untuk memenuhi kebutuhan minum dirumahnya adalah dengan memanfaatkan sumber daya alam yang tersedia dan melimpah ruah yaitu energy panas dari sinar matahari. Namun dengan keterbatasan ilmu pengetahuan dan informasi yang masyarakat petani tambak peroleh menyebabkan tidak adanya inisiatif untuk memanfaatkan teknologi yang telah ada.

Penyebaran informasi dan ilmu pengetahuan praktis yang dapat dengan mudah dijangkau oleh masyarakat tani yang bermukim di daerah pantai merupakan salah satu bagian dari road map pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat pada Departemen Fisika Fakultas MIPA Unhas.

Bentuk nyata dalam pengabdian pada masyarakat yang telah dilakukan adalah memberikan pelatihan kepada beberapa petani tambak tentang cara mudah untuk mendapatkan air bersih siap diminum dari sumber daya alam yang tersedia disekitar area pertambakan. Bentuk pelatihan ini diberikan dalam 2 (dua) sesi yaitu sesi pertama dalam bentuk pemberian materi berupa modul pelatihan yang berisi model dan gambar-gambar konstruksi. Sesi berikutnyaa adalah merupakan suatu bentuk interaksi langsung antara tim pelaksana pengabdian dengan anggota kelompok tani dengan melibatkan alat peraga yang dipasang langsung di salah satu rumah tambak milik petani tambak.

Adapun TIM pengabdian Masyarakat UNHAS yaitu dari Departemen Fisika FMIPA yang terdiri dari : Bapak/ibu : Dra. Bidayatul Armynah,M.T, Prof. Dahlang Tahir, M.Si, DR. Bualkar Abdullah,M.T, dan DR. Nurlaela Rauf, M.Si. telah melakukan pelatihan dan penyuluhn pada Kelompok Tani Tambak Sibo Di Kecamatan Mattiro Sompe Kabupaten Pinrang, pada tanggal 20Agustus 2018.


Adapun yang hadir pada saat itu yaitu Kepala Desa, Ketua Balai Penyuluhan Perikanan, Ketua dan anggota Kelompok Tani Sibo, serta masyarakat sekitarnya. Pada saat pelatihan dan penyuluhan peserta sangat antusias bertanya utamanya bagaimana cara desainnya dan prinsip kerja dari alat yang didesain untuk dipasang dilokasi tambak. Tim Pengabdian Kepada Masyarakat UNHAS mengharapkan Alat yang diberikan dapat bermanfaat bagi petani tambak dan dapat dipelihara agar pemakaiannya lebih lama.


Penulis : Asri Abdullah
Editor : Asri Abdullah
Copyright © 2013 Warta Timur, All Rights Reserved. Jalan Politeknik, Makassar .
Design by Wartatimur.com