Selasa, 12 November 2019

Tak Mampu Bayar Sewa, Pedagang di Soppeng Diusir

5 tahun yang lalu | 2:26 pm
Tak Mampu Bayar Sewa, Pedagang di Soppeng Diusir

Baca Juga

SOPPENG, WARTATIMUR.COM – Puluhan Satpol PP kabupaten Soppeng menertibkan paksa pedagang pasar Cabbenge, kab. Soppeng, Jum’at (3/1). Penertiban paksa ini dilakukan atas instruksi pengembang pasar Cabbenge yang melarang para pedagang berjualan di areal emperan ruko.

Padahal, para pedagang ini memilih berjualan di area tersebut karena sewa tarif di pasar Cabbenge yang ditetapkan pengembang dinilai terlalu tinggi dan memberatkan pedagang. Selain itu, pembangunan fasilitas pasar yang tak kunjung selesai sejak dimulai pada tahun 2004 silam, membuat pedagang enggan membawar tarif. Pasalnya, pedagang merasa mengeluarkan biaya untuk fasilitas yang tidak dapat dinikmati.

Saat ini, para pedagang terpaksa memilih berjualan di pinggir jalan raya. Bertumpuknya pedagang di pinggir jalan jelas akan mengakibatkan kemacetan dan mengganggu kepentingan umum lainnya.

Sejak dimulai tahun 2004 silam, warga mulai mencium sejumlah kejanggalan dalam pembangunan pasar Cabbenge. Salah satunya adalah masalah transparansi dana pembangunan pasar. Pada audit APBD tahun 2012 lalu, BPK memberikan opini disclaimer atas pengelolan APBD kab.Soppeng 2012.

Opini disclamer ini diberikan karena utang pengembang pasar sentral Cabbenge yang belum dikembalikan ke Pemda Kab. Soppeng senilai Rp 7 miliar. (AR)


Penulis : Asri Abdullah
Editor : Asri Abdullah
Copyright © 2013 Warta Timur, All Rights Reserved. Jalan Politeknik, Makassar .
Design by Wartatimur.com