Minggu, 20 September 2020

Tahan Rekomendasi di Pangkep , Nasdem Tidak Percaya Diri?

7 bulan yang lalu | 5:43 am
Tahan Rekomendasi di Pangkep , Nasdem Tidak Percaya Diri?

Baca juga

WARTATIMUR.COMDitundanya pemberian surat rekomendasi partai Nasdem untuk Cakada di pilkada Pangkep pada rapat koordinasi khusus Nasdem di Sulsel, mengisyaratkan jika Pangkep akan menjadi arena  pertarungan sengit antara dua partai poros utama penentu di pilkada Sulsel 2020 mendatang, Nasdem melawan Golkar.

Seperti yang diketahui di daerah ini  keduanya memiliki jumlah kursi yang sama yakni sejumlah 8 kursi , itu artinya Nasdem dan Golkar dapat mengusung calonnya sendiri tanpa harus berkoalisi dengan partai lain.

Adapun informasi mengenai elit yang akan maju dari kedua partai ini pun  telah terdengar. Nasdem dan Golkar memiliki kader internal yang akan maju sebagai Bupati pada pilkada mendatang, yakni M.Yusran Lalogau ( MYL) Ketua DPD Nasdem Pangkep dan Andi Ilham Zainuddin ( Ketua Harian DPD II Golkar).

Diketahui bahwa dua calon Bupati Pangkep yang juga  tengah sama-sama duduk di kursi DPRD  Pangkep ini, memiliki hubungan kerabat dengan Bupati Pangkep yakni Syamsuddin Hamid.  Andi Ilham Zainuddin (AIZ) adalah ipar dari Syamsuddin Hamid yang tak  lain juga adalah Ketua DPD II Golkar, sementara MYL merupakan kemenakan dari Syamsuddin Hamid.

Melihat sikap Nasdem tersebut, Indonesia Development Engineering Consultant  (ide-C) menilai bahwa belum adanya pemberian surat rekomendasi bagi Cakada di Pangkep , memperlihatkan bahwa Nasdem  nampak tidak percaya diri meskipun memiliki kekuatan 8 kursi  untuk mengusung calonnya sendiri tanpa koalisi. Sementara berbeda dengan Maros dan Soppeng yang telah mendapatkan surat rekomendasi terlebih dahulu meskipun di dua daerah ini Nasdem  tidak memiliki kekuatan untuk mengusung calonnya sendiri melainkan harus berkoalisi.

Selanjutnya IDEC juga menambahkan bahwasanya Nasdem juga ingin menunggu dan mempertimbangkan kecenderungan dukungan Syamsuddin Hamid  sebagai Bupati sekaligus Ketua DPD II Golkar pada pilkada Pangkep mendatang, karena bagaimana pun juga posisinya  akan  berpengaruh pada konstalasi  Pilkada Pangkep tahun ini.

Terkait MYL Ketua DPD Nasdem yang belum mendapatkan rekomendasi dari Nasdem  hingga kini untuk maju di Pilkada Pangkep karena dinilai belum bisa mendapatkan wakil itu  meragukan, pasalnya di Barru, Bupati petahana, Suardi Saleh yang juga merupakan ketua DPD Partai Nasdem telah mengantongi rekomendasi lebih dulu bersama cakada  di empat  daerah lainnya seperti Soppeng, Tana Toraja, Toraja Utara dan Maros, meskipun  ia juga belum memiliki pasangan wakil untuk kembali maju di Pilkada Barru.

Seperti yang diketahui Pangkep dan Barru merupakan  dua daerah dimana  Nasdem dan Golkar  juga meraih jumlah kursi yang sama yakni masing-masing 8 dan 5 kursi, yang  berarti bahwa di dua daerah ini Nasdem dan Golkar  dapat mengusung  calonnya sendiri tanpa harus berkoalisi.


Penulis : ona mariani
Editor : ABR
Copyright © 2013 Warta Timur, All Rights Reserved. Jalan Politeknik, Makassar .
Design by Wartatimur.com