Rabu, 28 Oktober 2020

Seorang Kades di Enrekang Bakal Praperadilankan Kapolres Enrekang

6 tahun yang lalu | 3:37 pm
Seorang Kades di Enrekang Bakal Praperadilankan Kapolres Enrekang

Baca Juga

ENREKANG, WARTATIMUR.COM – Kepala Desa (Kades) Tapong, Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang, Andi Farmila Elyas bakal mempraperadilankan Kapolres Enrekang, AKBP Ika Waskita. Farmila bakal mengajukan praperadilan ke Pengadilan Negeri lantaran dirinya tidak terbukti melawan hukum.

Dikatakannya, dirinya bingung dengan penetapan dirinya sebagai tersangka. Dimana, dalam Prona BPN tersebut tidak ada anggarannya.

“Kalau uang dari masyarakat Rp 500 ribu per pemohon penerbitan sertifikat itu merupakan aturan dari BPN. Jadi, dimana letak kesalahan saya,” jelasnya, saat menggelar pertemuan dengan para awak media, Senin (10/3).

Sebab kata dia, uang Rp 500 ribu tersebut untuk pembelian patok lahan, biaya pengukuran tanah, blangko dan lainnya.

“Dari mana dikatakan ada korupsi, sedangkan warga menyetujuinya. Kenapa juga cuma saya ditetapkan sebagai tersangka, sedangkan sebelas desa lainnya yang menjalankan Prona BPN itu tidak ditetapkan sebagai tersangka,” kesalnya.

Meski dirinya telah ditetapkan sebagai tersangka hampir setahun lalu, namun dia tidak pernah ditahan oleh kepolisian. Bahkan, hingga kini berkas perkara yang dituduh sebagai korupsi ditolak terus oleh pihak kejaksaan.

“Saya akan prapradilankan Polres Enrekang, supaya ada kepastian hukum. Jangan polisi seenaknya menetapkan orang sebagai tersangka, sedangkan kejelasan hukum tidak ada,” tutupnya.

Diketahui, kasus tersebut telah dilaporkan ke Divisi Profesi Dan Pengamanan Bagian Pelayanan Pengaduan Mabes Polri. Kapolres dilapor ke Mabes Polri dengan Laporan Polisi Nomor : LP/37/II/2014/ YANDUA tanggal 12 Februari. (IR)


Penulis : Asri Abdullah
Editor : Asri Abdullah
Copyright © 2013 Warta Timur, All Rights Reserved. Jalan Politeknik, Makassar .
Design by Wartatimur.com