Jum'at, 21 September 2018

Segunung Masalah di Proyek Pasar Cabbenge Soppeng

4 tahun yang lalu | 3:04 pm

Baca Juga

SOPPENG, WARTATIMUR.COM – Sejak dimulai pada tahun 2004 silam, pembangunan pasar Cabbenge, kab. Soppeng, sampai hari ini masih menyisakan banyak pertanyaan dan masalah. Pasalnya, meski anggaran untuk pasar ini telah lama dikucurkan, namun pembangunan pasar tak kunjung selesai.

Belum lagi masalah transparansi pembangunan pasar, pembangunan fasilitas pasar yang belum selesai, serta sewa tempat yang terlalu tinggi. Masalah lainnya yakni kemacetan lalu lintas akibat tidak adanya terminal, banyaknya pungutan liar, sampai pada masalah kebersihan. Ironisnya lagi, masalah ini tidak mendapat perhatian dari pihak yang terkait.

Pembangunan fasilitas pasar yang tak kunjung rampung, disusul tarif sewa pasar yang terlalu tinggi, semakin menjelaskan bahwa selama ini pedagang hanya mengeluarkan biaya sewa untuk sesuatu yang tidak dapat dinikmati. Penetapan tarif sewa pasar yang “melangit” ini juga memberatkan pedagang khususnya pedagang kecil.

Pedagang yang tak mampu membayar sewa terpaksa memilih berjualan di areal emperan ruko, yang pada akhirnya juga harus angkat kaki akibat penertiban paksa oleh Satpol PP, Jum’at (3/1) pagi tadi, tanpa melalui mekanisme musyawarah sebelumnya.

Selanjutnya, tidak adanya terminal menimbulkan kemacetan parah akibat kendaraan yang diparkir di sembarang tempat. Padahal, pembangunan terminal ini satu paket dengan pembangunan pasar yang telah dikerjakan sejak 9 tahun lalu. Pembangunan pasar yang semestinya mendorong pertumbuhan ekonomi khususnya ekonomi kerakyatan ini justru semakin menambah penderitaan masyarakat. (AR)


Penulis : Asri Abdullah
Editor : Asri Abdullah
Copyright © 2013 Warta Timur, All Rights Reserved. Jalan Politeknik, Makassar .
Design by Wartatimur.com