Minggu, 20 Oktober 2019

Sedang Plesiran ke Makassar? Jangan Lupa Membeli Oleh-oleh Ini!

5 bulan yang lalu | 4:17 pm
Sedang Plesiran ke Makassar? Jangan Lupa Membeli Oleh-oleh Ini!

Baca Juga

MAKASSAR, WARTATIMUR.COM (18/4/2019) – Makassar sebagai salah satu destinasi wisata terkenal di Indonesia Timur punya daftar panjang buah tangan yang sudah dikenal sejak lama. Mulai dari benda hingga penganan tradisional. Namun, kami hanya memilih beberapa yang berlabel “wajib beli”. Berikut daftarnya.

1. Kain tenun Bugis

Salah satu kekayaan khazanah budaya Sulsel yang dapat dijumpai dengan mudah di pasar-pasar tradisional atau pusat buah tangan. Mulai dari sarung tenun khas Makassar hingga kain sutra Sengkang, semua siap berpindah tangan dari penjual ke pelancong yang mungkin saja kolektor kain.

Berbagai jenis corak, warna, tingkat kerumitan hingga bahan kain turut berpengaruh terhadap harganya. Mulai dari puluhan hingga ratusan ribu untuk selembarnya. Cocok dipakai sebagai busana seremoni atau sekadar pajangan penuh estetika.

2. Peci tradisional Songko’ Recca’

Peci tradisional ini menurut riwayat dipakai sebagai simbol dan identitas pasukan Kerajaan Bone. Namun seiring waktu, para bangsawan hingga rakyat biasa mulai mengenakan peci yang terbuat dari pelepah daun lontar tersebut.

Pinggiran Songko’ Recca’, yang biasa disebut Pamiring pulaweng, berfungsi sebagai penanda strata sosial si pemilik. Semakin tinggi kadar sepuhan emas, semakin terpandang ia di tengah kalangan masyarakat.

Kini, peci tersebut tak pernah hilang dari kepala para lelaki di seluruh Sulsel saat menghadiri acara seremonial adat atau pernikahan. Sejumlah pusat oleh-oleh di Makassar pun menjualnya dengan harga terjangkau.

3. Kopi Toraja

Seiring melonjaknya minat akan kopi belakangan ini, maka salah satu aset berharga Toraja layak masuk dalam daftar ini. Wilayah pegunungan yang terletak di utara tersebut memang sudah lama dikenal sebagai penghasil biji kopi kualitas nomor wahid.

Sebagai pengetahuan dasar, sejumlah faktor seperti lokasi, variasi, metode pengolahan, dan ketinggian turut pengaruhi rasa. Tak perlu jauh-jauh lagi melancong, sejumlah varian seperti Arabica, Robusta, dan Special Blend bisa ditemukan dengan mudah di kota Makassar.

4. Sirup DHT

Sirup legendaris dengan rasa yang legendaris pula! Sirup DHT Rasa Pisang Ambon memang punya tempat tersendiri dalam lidah orang Makassar, utamanya jika berhubungan dengan penganan ringan. Sebutlah es Palu Butung atau Pisang Ijo yang dianggap hanya “berjodoh” dengan produk ini.

Lebih jauh, bentuk botol hingga lavel pun tidak berubah meski sudah berusia puluhan tahun. Mengandung aspek historis ditambah nostalgia kuliner menawan, pantaslah Sirup DHT masuk dalam daftar buah tangan ketika berkunjung ke Makassar.

5. Minyak gosok Cap Tawon

Nah, yang satu ini memang berdiri mantap dalam setiap lemari apotik seluruh Indonesia. Meski demikian, tetap saja orang-orang lebih percaya pada kualitas Minyak Gosok Cap Tawon yang berasal dari Makassar.

Minyak yang ampuh atasi masalah otot, bisul atau gatal di sekujur kulit ini bisa dijumpai dalam sejumlah pusat oleh-oleh. Botol dalam berbagai varian ukuran turut dijajakan bersama sejumlah cemilan ringan. Cukup unik.


Penulis : Nafli Mas'ud
Editor : Nafli Mas'ud
Copyright © 2013 Warta Timur, All Rights Reserved. Jalan Politeknik, Makassar .
Design by Wartatimur.com