Sabtu, 19 September 2020

Rudy Minta Aparat Tak Sulitkan Warga Saat Penerapan Pembatasan Wilayah

3 minggu yang lalu | 12:46 am
Rudy Minta Aparat Tak Sulitkan Warga Saat Penerapan Pembatasan Wilayah

Baca Juga

MAKASSAR, WARTATIMUR.COM (8/7/2020) – Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin meminta aparat perbatasan untuk tidak menyulitkan masyarakat pada saat penerapan pembatasan pergerakan lintas antar daerah yang mulai diujicoba pada Jumat, (09/07/2020) mendatang.

Menurutnya, metode pemeriksaan dokumen harus berlangsung mudah dan cepat sehingga tidak menimbulkan antrean kendaraan panjang yang memicu terjadinya kemacetan.

“Hari ini kita sosialisasikan, Insyaallah besok hingga lusa kita uji coba. Mudah-mudahan tidak ada kendala hingga penerapan di hari Sabtu nanti. Saat ini Tim Tugas Penegakan Disiplin di bawah pimpinan Pak Sabri (Asisten Pemerintahan) terus bekerja berkordinasi dengan seluruh Forkopimda,” katanya.

“Kemarin saya juga menemui Pak Bupati Maros dan Pak Bupati Gowa terkait rencana penerapan Perwali yang nantinya tentu berdampak pada daerah tetangga kita,” jelas dia.

Namun dirinya menekankan yang paling penting yakni kepada aparat di perbatasan agar jangan menyulitkan masyarakat.

“Bikin metode agar tidak terjadi penumpukan kendaraan, cukup periksa dokumen yang diperlukan saja, serta memperbanyak titik pemeriksaan sehingga antrian tidak panjang,” ujar Prof Rudy.

Menurutnya, rencana penerapan Peraturan Wali Kota Makassar nomor 36 Tahun 2020 tentang Percepatan penanganan COVID-19 merupakan strategi dalam mengendalikan COVID-19, dengan tetap mempertahankan denyut ekonomi masyarakat.

Olehnya itu, lanjut dia, kelompok masyarakat yang bekerja di kota Makassar diberi pengecualian, meskipun tetap akan dilakukan sampling random Rapid Test.


Penulis : nafli mu
Editor : nafli mu
Copyright © 2013 Warta Timur, All Rights Reserved. Jalan Politeknik, Makassar .
Design by Wartatimur.com