Rabu, 23 Agustus 2017

Rekomendasi 5 Pilihan Goyang Lidah Libur Lebaran di Makassar

2 bulan yang lalu | 4:05 am
Rekomendasi 5 Pilihan Goyang Lidah Libur Lebaran di Makassar

Baca Juga

MAKASSAR, WARTATIMUR.COM (21/6/2017) – Makassar dikenal sebagai salah satu surga wisata kuliner di Indonesia. Tinggal menjatuhkan pilihan, ingin makanan yang lezat, unik, khas tradisional daerah atau modern. Mendapatkannya pun tidak susah, karena tersedia di hampir semua penjuru kota. Dari warung pinggiran hingga restoran dengan penyajian mewah.

Tidak perlu pusing dengan banyaknya pilihan karena kami punya informasi daftar rekomendasi tempat makan favorit. Tempat-tempat ini menempati rating terbaik di situs ulasan wisata terkemuka tripadvisor per 1 Mei. Kami memilih lima daftar teratas dari 271 tempat makan, yang dianggap terbaik berdasarkan penilaian dan ulasan pengunjung dari beragam latar belakang. Berikut daftarnya:

1. Coto Nusantara

Belum lengkap mengunjungi Makassar tanpa mencicipi coto, makanan khas Sulawesi Selatan yang berbahan dasar irisan daging dan jeroan sapi dengan kuah kaldu yang gurih dan kaya rempah. Karenanya bukan kebetulan jika makanan ini berada di peringkat teratas.

Coto Nusantara, seperti namanya, terletak di jalan Nusantara. Tempatnya persis di depan terminal peti kemas Pelabuhan Soekarno – Hatta Makassar. Sepiring coto dihargai Rp 20 Ribu, dengan tambahan ketupat Rp 1.000 per biji. Warung ini menjadi tempat favorit para pejabat dan menteri jika singgah ke Makassar. Meski buka dari pukul 7 pagi hingga 6 sore, usahakan jangan mengunjunginya selepas siang karena seringkali jualannya habis sebelum warung tutup.

Tripadvisor memberikan 4 dari 5 bintang untuk Coto Nusantara, merangkum 181 pengulas. Juga disematkan label Certificate of Excellence, karena konsisten mendapatkan ulasan positif dari pengunjung. Sebagian besar memuji penyajian daging segar berkualitas serta ramuan rempah yang pas di lidah. “Saya telah mencoba beberapa coto di Makassar, tapi sungguh ini yang terbaik. Sekali mencobanya, kau akan ingin lagi dan lagi,” tulis Vonny asal Bandung, di laman ulasan pengunjung.

2. Pallu Basa Serigala

Pallu basa sebenarnya mirip dengan coto. Bedanya ada pada kuah dengan santan yang lebih kental dan dilengkapi dengan serbuk kelapa sangrai. Jika coto biasanya dipadukan dengan ketupat, pallu basa lebih afdol disajikan dengan sepiring nasi.

Pallu Basa Serigala juga memakai nama berdasarkan jalan lokasi warungnya. Warung ini diasuh H Haeruddin di tempat yang tidak begitu besar. Karena kursi dan mejanya terbatas, pengunjung kadang harus rela antre untuk bisa makan di tempat ini. Jam padat biasanya pada waktu makan siang dan makan malam. Semangkuk pallu basa dengan sepiring nasi dan segelas es teh ditebus dengan harga Rp 28 Ribu.

Tripadvisor juga memberikan 4 bintang untuk Pallu Basa Serigala. Itu karena mayoritas pengunjung memberikan penilaian terbaik. Salah satu ulasan dari Yohanes Asal Solo, “Otentik! Tempatnya sangat mudah ditemukan. Cukup bertanya, karena semua orang tahu tempat ini. Kuahnya sangat berasa. Sangat terjangkau untuk rasa besar.”

3. Rumah Makan Seafood Apong

Sudah sepantasnya makanan laut melimpah di Makassar sebagai wilayah pesisir. Di berbagai penjuru, tersedia beragam pilihan rumah makan yang menyediakan penganan hasil laut. Ulasan dari pengunjung tripadvisor berikut ini bisa merangkum tentang Rumah Makan Seafood Apong di jalan Boulevard yang menempati daftar favorit:

“Saya dan suami mencintai makanan laut segar. Di sini, kami bisa memesan semuanya dalam keadaan hidup, sehingga kesegarannya terjamin. Ada enam jenis hidangan, kepiting, udang, ikan, sayuran, dan otak-otak (kue ikan). Hampir semua nikmat, khususnya otak-otak dan kepiting. Saya juga suka cara panggang ikannya dengan bumbu khusus,” kata Rosiana.

4. New Dinar Seafood

Masih rumah makan bernuansa hasil laut. Lokasinya di Jalan Lamadukelleng yang cukup dekat dari Pantai Losari. Sebagian besar menu di sini sebenarnya bisa ditemukan di tempat makan seafood lain. Tapi satu yang menjadi ciri khas, yakni ikan kudu-kudu. Ikan ini terlihat menyeramkan namun rasanya nikmat. Teksturnya mirip daging ayam, seringkali diolah dalam bentuk fillet. Dina asal Jakarta mencatat, “Kami menyukai tempat ini. Menunya sangat baik, sedangkan harganya lumayan terjangkau jika dibandingkan rumah makan seafood lain di Makassar.”

5. Sop Konro Karebosi

Warung ini berdiri di jalan Gunung Lompobattang sejak 1968 dan hingga kini masih menjadi buruan utama pecinta kuliner saat di Makassar. Sajiannya berupa iga sapi yang diolah dengan dibakar atau pun direbus dalam kuah sup. Awalnya warung ini hanya berupa tenda pinggir jalan dengan menyasar kelas menengah ke bawah. Setelah puluhan tahun, beralih menempati ruko sebagai rumah makan kelas menengah. Seporsi konro di tempat ini ditebus Rp 43 Ribu. “Sop konro dan konro bakar terbaik di kota. Rasa dan nikmatnya maksimal,” kata Anggi asal Jakarta.


Penulis : Nafli Mas'ud
Editor : Nafli Mas'ud
Copyright © 2013 Warta Timur, All Rights Reserved. Jalan Politeknik, Makassar .
Design by Wartatimur.com