Selasa, 23 Oktober 2018

Raih 2 Penghargaan, Makassar Kota Pariwisata Terbaik

2 bulan yang lalu | 1:45 am
Raih 2 Penghargaan, Makassar Kota Pariwisata Terbaik

Baca Juga

MAKASSAR, WARTATIMUR.COM (24/7/2018) – Pemerintah Kota Makassar berhasil meraih dua penghargaan pada malam penganugerahan penghargaan Yokatta Wonderful Indonesia Tourism Award 2018 yang dihelat di Balairung Soesilo Soedarman Gedung Sapta Pesona Jakarta, Kantor Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI, akhir pekan lalu.

Dua penghargaan yang diserahkan langsung Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya bersama Staf Ahli Aparatur dan Pelayanan Publik Kemendagri, Dr Reydonnyzar moenek adalah top-10 kota terbaik secara nasional dan top-1 dari masing-masing provinsi di Indonesia.
Penghargaan diberikan bagi para kepala daerah yang memiliki komitmen inovasi serta performans dalam memajukan dan mengembangkan pariwisata daerah masing-masing.

Adapun penilaian berdasarkan empat indikator pertama, kinerja usaha pariwisata (akomodasi dan makan minum), PDRB dan tenaga kerja serta dampak/outcome (Data Statistik BPS) dengan bobot 40 persen. Dua Indeks Pariwisata Indonesia atau daya saing 30 persen.

Ketiga Indonesia Attractiveness Award (dimensi pariwisata 15 persen) dan keempat, penghargaan international dan nasional (Kementerian/Lembaga) 15 persen.
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto merasa bangga senang atas penghargaan yang didapatkannya di ajang bergengsi ini.

“Kita meraih dua penghargaan. Pertama, kita masuk 10 besar untuk Kota terbaik pariwisatanya secara nasional. Dan kita mendapatkan penghargaan untuk kota terbaik di Sulsel sebagai daerah tujuan wisata. Potensi wisata yang ditawarkan Makassar memang sangat beragam mulai dari wisata sejarah, bahari, budaya, kuliner, dan pendidikan,” sebutnya.

Fasilitas pendukung kepariwisataan Makassar tambah Danny juga sangat menjanjikan. Tersedia 200 an hotel berbintang dan non bintang. Pariwisata Makassar juga didukung dengan berkembangnya industri kreatif yang mencapai 3.113 pelaku komunitas. Mereka berkreasi di 430 an ndustri kreatif Makassar.

Berbarengan dengan itu, juga dikembangkan desa wisata Lakkang, dan kampung budaya Paropo serta ditambah lagi masuknya event F8 pada agenda kalender nasional.

Menpar RI, Arief Yahya menambahkan penghargaan atau award ini memiliki makna pada unsur 3C yaitu calibration (kalibrasi), confidence (kepercayaan diri) dan credibility (kredibilitas).

“Ini bisa dijadikan sebagai tolak ukut bahwa para pemenang dalam ajang ini dimana sadar wisata dan komitmen kabupaten dan kota dalam program sustainable tourism development di daerahnya masing-masing,” pungkasnya.

Untuk top 10 Kota terbaik yakni Balikpapan, Bandung, Batam, Makassar, Denpasar, Padang, Palembang, Semarang, Surabaya dan Yogyakarta.


Penulis : Nafli Mas'ud
Editor : Nafli Mas'ud
Copyright © 2013 Warta Timur, All Rights Reserved. Jalan Politeknik, Makassar .
Design by Wartatimur.com