Minggu, 23 September 2018

Politisasi Mudik

5 tahun yang lalu | 3:17 pm
Politisasi Mudik

Baca Juga

MAKASSAR, WARTATIMUR.COM – Mudik memang memiliki daya Tarik tersendiri di indonesia. Aktivitas ‘pulang kampung berjamaah’ ini menjadi arena mobilisasi penduduk yang besar jelang lebaran.

Tak ingin lepas dari momentum tahunan ini, sejumlah politisi baik calon anggota legislatif maupun pasangan calon walikota Makassar juga aktif memanfaatkannya untuk melakukan sosialisasi kepada pemilih yang hendak pulang kampung.

Pasangan Irman-Busrah Misalnya, menggunakan momentum mudik dengan meluncurkan ‘Program Mudik Gratis’. Tak mau kalah dengan calon walikota yang meluncurkan program mudik gratis hari ini (5/8), di terminal daya Makassar, sejumlah tim calon anggota legislatif terlihat juga sibuk membagikan selebaran dan takjil berbuka puasa kepada pemilih yang hendak berlebaran di kampung halaman.

Politisasi mudik ini mendapat tangapan dari berbagai kalangan. Salah satunya datang dari akademisi universitas Satria Makassar, Muhamad Asdar. Asdar bepandangan, apa yang dilakukan para politisi ini adalah hal yang sah-sah saja selama tidak mengangu kenyamanan dan keselamatan para pemudik.

“Para politisi yang ingin memanfaatkan kegiatan mudik untuk memasarkan diri dan program mereka adalah hal yang cukup wajar,” kata Asdar.

Namun, Asdar menambahkan, “Yang perlu diperhatikan bagi kandidat yang melaksanakan program mudik gratis, pastikanlah para pemudik merasa nyaman selama mudik bersama program kandidat. Karena jika tidak justru akan membentuk citra negatif bagi kandidat yang memanfaatkan ajang mudik sebagai sarana sosialisasi,” tegas Asdar. (ABR)


Penulis : ABR
Editor : Asri Abdullah
Copyright © 2013 Warta Timur, All Rights Reserved. Jalan Politeknik, Makassar .
Design by Wartatimur.com