Minggu, 25 Agustus 2019

Pj Wali Kota Makassar Ancam Sanksi Warga Jika Tak Jaga Kebersihan

2 bulan yang lalu | 2:45 am
Pj Wali Kota Makassar Ancam Sanksi Warga Jika Tak Jaga Kebersihan

Baca Juga

MAKASSAR, WARTATIMUR.COM (24/5/2019) – Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb bakal menegur dan memberi sanksi kepada warga yang mengabaikan kebersihan di setiap lingkungan rumahnya masing-masing.

Iqbal menegaskan, permasalahan kebersihan menjadi tanggung jawab bersama. Bukan hanya dinas terkait, tapi juga seluruh camat, lurah, hingga tingkat paling bawah lingkup RT/RW diinstruksikan agar memperhatikan hal ini.

Selama ini Iqbal menilai ada keraguan di setiap ketua RT/RW dalam melakukan pengawasan ke warganya. Menurutnya, mereka tidak tegas dalam memberi teguran sehingga urusan kebersihan tak kunjung tuntas di setiap wilayah.

“Jangan ragu lagi, karena sudah wali kota yang sampaikan. Kalau perlu bikinkan surat teguran kalau sudah kelewatan. Misalnya rumahnya rumah besar, pagarnya tertutup terus, padahal drainasenya kotor sekali,” beber Iqbal saat memimpin rapat koordinasi pemerintahan di ruang rapat sipakatau lantai 2 Balai Kota Makassar, kemarin.

Dia menegaskan, para ketua RT/RW harus lebih proaktif. Kalau perlu kata dia, ikut membantu menjaga kebersihan, tidak hanya sekadar melakukan pengawasan. Bahkan, Iqbal mewacanakan akan membuat peraturan wali kota (perwali) terkait ini.

Dimana lanjut dia, salam perwali tersebut akan mengatur tugas para RT/RW. Termasuk regulasi yang mengatur agar setiap pemilik rumah di semua wilayah wajib menjaga kebersihan rumahnya masing-masing.

Begitu pula soal sanksi yang bakal diterima tiap warga atau pemilik rumah. Bahkan, kalau diperlukan, dia akan meminta pada asisten untuk buat perwali soal tanggung jawab ini.

“Semua drainase di rumah atau di tempat buangan di rumah itu menjadi tugas pemilik rumah. Didenda pemilik rumah yang ada drainase, ada jentik nyamuk di depan rumah atau samping rumah atau buangan limbah di rumahnya di situ. Kita akan merancang perwali itu,” tambahnya.

Sebagai langkah awal mewujudkan kebersihan di tiap rumah, Pj Wali Kota Makassar memerintahkan camat dan lurah membuat daerah percontohan kawasan kebersihan di daerahnya masing-masing. Dimana wilayah itu juga kedepannya bisa diikutkan salam lomba kebersihan tingkat kecamatan di Kota Makassar.

“Fokus di kawasan tertentu supaya masyarakat lihat kalau kita semua mau membersihkan wilayah kita, itu bisa bersih. Carikan tempat yang bisa jadi percontohan bagi masyarakat di daerah lainnya,” ucap Iqbal.

Asisten Bidang Pemerintahan Kota Makassar, Abdul Azis Hasan menambahkan, instruksi pj wali kota ini sebagai bentuk agar kinerja lurah dan RT/RW bisa dimaksimalkan. Dimana pemberdayaan masyarakatnya juga dititiberatkan pada pengawasan kebersihan.

“Sebenarnya ini sebagai bentuk pengoptimalan kinerja para camat dan lurah sebagai fungsi pemberdayaan masyarakat ke tingkat RT/RW agar bisa ikut bersama-sama menjaga kebersihan. Artinya dimaksimalkan tugasnya,” tutur Azis.

Dia berharap, dengan adanya penekanan optimalisasi kerja mengatasi persoalan kebersihan, warga tidak serta merta selalu berharap kepada pemerintah. Karena, kata dia, pada dasarnya kebersihan sudah menjadi tanggung jawab bersama.

“Masalah kebersihan atau drainase inikan terlalu banyak berharap pemerintah. Padahal kalau warga sendiri bersihkan tentu akan lebih bagus,” pungkas dia.


Penulis : Nafli Mas'ud
Editor : Nafli Mas'ud
Copyright © 2013 Warta Timur, All Rights Reserved. Jalan Politeknik, Makassar .
Design by Wartatimur.com