Jum'at, 24 November 2017

Peran BUlo dalam Menumbuhkan Ketahanan Ekonomi

2 minggu yang lalu | 7:44 am
Peran BUlo dalam Menumbuhkan Ketahanan Ekonomi

Baca Juga

MAKASSAR, WARTATIMUR.COM (20/10/2017) – Semenjak Danny Pomanto menjadi walikota Makassar yang menjadi perhatian penting dalam kinerja pembangunan kemanusiaannya yaitu melirik potensi usaha yang bisa dikembangkan dalam warga yang bermukim di gang-gang sempit atau lorong.

Dr. Abdul Talib Mustafa, M.Si selaku Tenaga Ahli KBT yang ditemui dalam kegiatan Workshop Diversifikasi Badan Usaha lorong (BULo) dengan layanan klinik Bisnis Terpadu (KBT) di Karebosi Condotel Jumat 20 Oktober 2017 memaparkan bahwa potensi cabe yang dihasilkan oleh warga prasejahtera yang bermukim di gang sempit mencapai 400 ton.

“Di kota Makassar terdapat 7.200 lorong, ditahun 2017 Pemerintah Kota Makassar sudah menggarap sekitar 620 lorong dan sudah menghasilkan cabe kurang lebih sebanyak 400 ton. Jika dipersentasekan dalam satu lorong bisa menjual sekitar 40 sampai 50 kilo cabe, hal ini membuktikan bahwa dari hasil tersebut bukan hanya mampu menambah perekonomian bagi warga itu sendiri melainkan kontribusinya sangat penting dalam perkembangan perekonomian daerah,” ungkapnya.

Selain itu ia juga menyampaikan tentang pentingnya memberi perhatian lebih kepada UMKM dilorong sebab mampu menjangkau perekonomian skala nasional.

“UMKM dalam BULo yang ada saat ini bisa berkembang dan mampu memperluas serapan tenaga kerja, termasuk menyangga kemiskinan. Hal ini terlihat dari meningkatnya produksi cabe dalam lahan gang sempit yang mampu menambah hasil perekonomian warga dan juga memberikan kontribusi sebanyak 30 sampai 40 persen ke kota Makassar dan yang paling penting adalah berkontribusi secara nasional,” lanjutnya.

Ia juga menambahkan bahwa menumbuhkembangkan budidaya cabe bukanlah misi pemerintah kota yang paling utama.

“Mengembangkan budidaya cabe bukan hal yang utama melainkan yang paling penting adalah menumbuhkan kultur wirausaha di lorong-lorong, cabe hanya entry point menuju kesitu. Ini mulai kelihatan dimana warga sejak sore sudah sibuk dengan tanamannya masing-masing termasuk dibank sampah mereka sudah memiliki rutinitas baru, selain meningkatkan produktivitas hidup ini juga ada nilai ekonominya,” tutupnya.


Penulis : Asri Abdullah
Editor : Asri Abdullah
Copyright © 2013 Warta Timur, All Rights Reserved. Jalan Politeknik, Makassar .
Design by Wartatimur.com