Sabtu, 19 September 2020

Penimbunan Losari Tutup Akses Nelayan ke TPI Rajawali

6 tahun yang lalu | 7:28 am
Penimbunan Losari Tutup Akses Nelayan ke TPI Rajawali

Baca Juga

MAKASSAR, WARTATIMUR.COM – Meski dinilai bermasalah oleh sejumlah kalangan, penimbunan atau reklamsi pantai di sekitar pantai Losari Makassar hingga hari ini, Jum’at (22/11) masih berlanjut. Bahkan, penimbunan sudah hampir menutup akses nelayan yang akan melakukan bongkar muat di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Rajawali Makassar.

Dari pantauan Warta Timur, terlihat alat-lat berat seperti eskavator terus bekerja karena puluhan truk membawa material tanah yang digunakan untuk penimbunan laut yang berada dalam kawasan Centre Point of Indonesia (CPI).

Salah satu nelayan mengatakan, penimbunan laut disekitar Losari ini membuat aksesnya ke TPI Rajawali semakin susah. “Tambah parah ini penimbunan, Pak, sekitar 10 meter mami jalannya kapal, dangkal ki lagi, tadi kapal saya kandas di situ,” kata salah satu nelayan yang enggangdisebutkan namnya.

Awaluddin ST sekalu Ketua Gabungan Koperasi Pesisir Nusantara yang menaungi koperasi untuk nelayan mengatakan, penimbunan seiktar losari ini betul-betul menutup akses nelayan ke TPI Rajawali dan akan mengancam pendapatan masyarakat.

“Di TPI Rajawali itu ada puluhan penjual ikan, pengusaha pabrik es, nelayan-nelayan kecil atau penyalur ikan, serta nelayan dari pulau, jika sudah tutup akses ke TPI Rajawali maka siapa yang bertanggung jawab akan pekerjaan mereka,” kata Awaluddin .

Awaluddin menambahkan, pihak pemerintah baik provinsi Sulawesi Selatan dan pemerintah kota Makassar harus memikirkan dampak sosial yang akan ditimbulkan akibat penimbunan Losari. “Pemerintah harus segera hentikan penimbunan Losari karena akan menghilangkan hak-hak nelayan dalam menggunakan laut,” tegas Awaluddinn. (NR)


Penulis : Nirwan
Editor : Asri Abdullah
Copyright © 2013 Warta Timur, All Rights Reserved. Jalan Politeknik, Makassar .
Design by Wartatimur.com