Minggu, 25 Agustus 2019

Pendapatan Bapenda Makassar Capai Rp214 Miliar di Triwulan I

3 bulan yang lalu | 3:49 pm
Pendapatan Bapenda Makassar Capai Rp214 Miliar di Triwulan I

Baca Juga

MAKASSAR, WARTATIMUR.COM (9/4/2019) – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Makassar berhasil memperoleh pendapatan Rp214,11 miliar melalui pajak dan retribusi daerah di triwulan pertama (I) tahun 2019.

Capaian itu meningkat jika dibandingkan dengan pendapatan triwulan pertama di tahun 2018 lalu yang hanya memperoleh Rp207,99 miliar.

Di tahun 2019 ini, Bapenda Makassar menargetkan Rp1,7 triliun pendapatan melalui pajak dan retribusi daerah.

“Kalau triwulan pertama sebenarnya kita sudah over. Itu kalau hasil pencapaian secara keseluruhan, tapi kalau berdasarkan item-item pajak masih ada yang kurang utamanya di BPHTB,” kata Kepala Bapenda Makassar, Irwan R Adnan, Senin (08/04/2019) kemarin.

Menurutnya, capaian pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) saat ini Rp50,8 miliar meskipun diakuinya menurun jika dibandingkan di tahun 2018 lalu, mencapai Rp54,8 miliar.

“Alhamdulillah secara umum sudah ada peningkatan. Sudah over Rp6 miliar secara keseluruhan kalau year to year peningkatannya. Tapi kalau secara detail jenis pajak, masih ada yang belum mencapai, seperti BPHTB karena persoalan transaksi. Jadi tidak bisa diprediksi,” sebut Irwan Adnan.

Sementara itu, capaian pajak hotel juga mengalami penurunan jika dibandingkan dengan tahun 2018 lalu. Di triwulan pertama tahun 2019 hanya mencapai Rp22,19 miliar, sedangkan di 2018 Rp24,24 miliar.

Pajak hiburan pun demikian, hanya berkisar Rp9,2 miliar di triwulan pertama tahun ini. Sedangkan di 2018 lalu capaiannya sekitar Rp10,5 miliar. Bahkan, pajak mineral bukan logam belum ada realisasi sama sekali dari target Rp2 miliar tahun ini.

“Tahun ini kan lebih besar (targetnya) dari tahun kemarin sehingga kita berharap di triwulan kedua dan seterusnya bisa tetap linear, bahkan bisa baik supaya target yang diberikan ke kita itu bisa kita dapat,” ucap Irwan.

Adapun target pendapatan di tahun 2019 ini, masing-masing BPHTB sekitar Rp330 miliar, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Rp215 miliar, pajak hotel Rp135 miliar, pajak hiburan Rp77 miliar, dan pajak air bawah tanah Rp5 miliar.

Selanjutnya pajak restoran Rp170 miliar, pajak penerangan jalan Rp240 miliar, pajak parkir Rp90,75 miliar, pajak mineral bukan logam Rp2 miliar, pajak sarang burung walet Rp250 juta, dan pajak reklame Rp50 miliar.

Untuk retribusi daerah, diantaranya penggunaan tanah untuk reklame mencapai Rp1,19 miliar pada triwulan I. Selanjutnya, retribusi penawaran titik reklame sebesar Rp283 juta.

Sebelumnya Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan “Danny” Pomanto optimistis jika Pendapatan Asli Daerah (PAD) bisa jauh lebih besar. Dapat mencapai hingga Rp3 triliun dari target tahun ini sekitar Rp1,7 triliun.

“Jadi ini adalah tekad kita untuk membuat pendapatan di kota Makassar menjadi Rp3 triliun. Setelah kita pernah punya tekad Rp1 triliun dan itu terwujud. Dalam empat tahun kemudian tahun ini kita bertekad Rp1,7 triliun,” paparnya.


Penulis : Nafli Mas'ud
Editor : Nafli Mas'ud
Copyright © 2013 Warta Timur, All Rights Reserved. Jalan Politeknik, Makassar .
Design by Wartatimur.com