Rabu, 28 Oktober 2020

Pemuda Tak Harus Berjuang Lewat Jalanan

7 tahun yang lalu | 11:52 am
Pemuda Tak Harus Berjuang Lewat Jalanan

Baca Juga

MAKASSAR, WARTATIMUR.COM – Di usia yang masih tergolong muda 29 tahun, Ahmad Arfah telah memutuskan mencalonkan diri sebagai calon legislatif. Menurut lelaki yang juga merupakan direktur pada sekolah Riset Sejarah dan Budaya Sulolipu Institute ini, perjuangan yang dulu dilakukannya bersama kawan kawan di masa kuliah yang dijulukinya parlemen jalanan kini tidak mesti dilakukan.

Perjuangan, tambahnya, dapat pula diwujudkan melalui parlemen sesungguhnya namun tetap dengan cita cita yang sama, demi kepentingan rakyat.

“Dulu perjuangan kami di parlemen jalanan sebagai aktivis, kini perjuangan tidak dengan demo saja, anak muda pun bisa bergelut di politik dengan tetap memperjuangkan rakyat,” terangnya kepada Warta Timur, Sabtu (5/10).

Menurut pemuda yang juga aktif didunia pers sebagai wartawan Harian Rakyat Sulsel pada tahun 2012-2013 ini, dunia politik jangan dipandang sebagai milik kalangan orang tua saja. Dia menyayangkan anggapan tersebut karena menurutnya pemudalah yang menjadi tulang punggung perubahan.

Arfah mencontohkan, Tan Malaka yang telah dikenal dunia pada usia 25 tahun, Soekarno di usia 20 tahun telah mendirikan organisasi PNI, dan bahkan tokoh lokal Karaeng Galesong di usia 16 tahun telah menjadi panglima perang,

Alumni fakultas Sastra Unhas ini mencalonkan dirinya selaku anggota legislatif melalui Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dapil 5 yakni kecamatan Mamajang, Mariso, dan Tamalater. Ia memilih PKB sebab partai yang didirikan Alm. Gusdur ini berhaluan Islam namun sangat nasionalis. Kini ia tercatat sebagai Humas PKB Sulsel,

“Kepemimpinan harus bersinergi dengan kecerdasan.pemimpin Harus punya integritas, kembali pada filosofi siri’ malu ketika tidak berbuat kebaikan,” tutupnya.(DN)


Penulis : Asri Abdullah
Editor : Asri Abdullah
Copyright © 2013 Warta Timur, All Rights Reserved. Jalan Politeknik, Makassar .
Design by Wartatimur.com