Selasa, 23 April 2019

Pemkot Siapkan Rp4,8 Miliar untuk Pengadaan Pengangkut Sampah

3 minggu yang lalu | 9:49 am
Pemkot Siapkan Rp4,8 Miliar untuk Pengadaan Pengangkut Sampah

Baca Juga

MAKASSAR, WARTATIMUR.COM (11/3/2019) – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar berencana untuk menambah kendaraan operasional, berupa 125 unit sepeda motor pengangkut sampah, pada tahun 2019 ini.

Kepala Bagian Perlengkapan Sekretariat Kota Makassar, Husni Mubarak menuturkan, pengadaan 125 motor sampah ini memakan biaya Rp39 juta per unitnya. Atau secara total dari APBD 2019 mencapai Rp4,8 miliar lebih.

“Sebenarnya yang banyak kita adakan tahun ini kendaraan operasional angkutan sampah, seperti motor sampah. Itu banyak kita adakan tahun ini. Ada 125 unit,” beber Husni kepada KORAN SINDO, kemarin.

Lanjut Husni, kedepan 125 motor sampah ini bakal dioperasikan di lorong-lorong. Disebar ke tiap kelurahan, utamanya ke tingkat RT. Tujuannya, untuk memaksimalkan angkutan sampah dan kebersihan di wilayah yang dianggap sulit dijangkau.

“125 ini maunya nanti pak wali kota, satu RT satu motor sampah. Tapi ini pun sebenarnya masih kurang, saya anggap. Karena kita tahu dalam-dalam lorong itu penting sekali kalau motor sampah,” papar dia.

Angkutan itu nantinya bakal disebar sesuai dengan tingkat kebutuhan. Tergantung, jika masih ada wilayah yang dianggap kekurangan. Hanya saja, pihaknya belum menentukan lokasi penyebarannya.

Dia mengaku, nantinya akan berkoordinasi dengan Wali Kota Makassar terkait penempatan motor sampah ini. “Saya belum tahu pengaturannya. Nanti kami tinggal mengadakan dulu, tergantung nanti bagaimana arahannya pak wali atau pak sekda paling tidak,” ucapnya.

“Tapi yang pasti itu khusus di kelurahan memang. Utamanya diusahakan satu motor sampah satu RT. Apalagi ‘kan sebelumnya sudah ada sekitar 600-an unit kalau tidak salah. Ini tinggal penambahan saja,” sambung Husni.

Untuk memaksimalkan operasional motor sampah nantinya, Bagian Perlengkapan Sekretariat Kota Makassar juga menambah empat mobil angkutan sampah atau yang dikenal Tangkasaki. Anggaran pengadaannya mencapai Rp800 juta per unitnya.

“Itukan motor sampah gunanya untuk di dalam lorong saja yang susah dijangkau. Nah, fungsinya Tangkasaki itu mendukung motor sampah mengangkut sampah-sampah dari lorong,” tukas dia.

Dia mengakui, pengadaan kendaraan operasional angkutan sampah ini masuk dalam proses tender. Ditargetkan, pertengahan tahun mendatang sudah bisa difungsikan. “Karena inikan ditender. Ini lagi sementara proses,” ujar Husni.

Sementara Camat Mariso, Juliaman menuturkan, penambahan armada sampah, tentunya sangat membantu pelaksanaan penanganan persampahan. Mengingat khususnya di beberapa wilayah di Kecamatan Mariso merupakan pemukiman padat penduduk.

“Armada pengangkut sampah perlu ditambah agar pengangkutan sampah bisa lebih maksimal, dan mampu meng-cover seluruh wilayah kecamatan. Kita di Kecamatan Mariso juga masih membutuhkan penambahan armada,” harap Juliaman.


Penulis : Nafli Mas'ud
Editor : Nafli Mas'ud
Copyright © 2013 Warta Timur, All Rights Reserved. Jalan Politeknik, Makassar .
Design by Wartatimur.com