Sabtu, 19 Oktober 2019

Pemkot Makassar Masih Bidik Aset GMTD Senilai Miliaran Rupiah

2 bulan yang lalu | 1:56 am
Pemkot Makassar Masih Bidik Aset GMTD Senilai Miliaran Rupiah

Baca Juga

MAKASSAR, WARTATIMUR.COM (19/7/2019) – PT Gowa Makassar Tourism Delevopment (GMTD) Tbk, telah secara resmi menyerahkan aset berupa Jalan Metro Tanjung Bunga senilai Rp2,2 triliun ke Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.

Meski begitu, pemerintah kota melalui Jaksa Pengacara Negara (JPN) Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar, masih membidik sejumlah aset milik PT GMTD.

Kasi Datun Kejari Makassar, Adnan mengatakan PT GMTD masih mempunyai kewajiban menyerahkan sebagian asetnya ke pemerintah kota. Pasalnya, aset yang diserahkan sebelumnya belum memenuhi kuota 30% dari total aset yang dimiliki.

“Masih ada beberapa fasum (fasilitas umum) yang secara bertahap akan kita minta untuk diserahkan,” singkat Adnan.

Perihal nilai aset, Adnan belum bisa membeberkan secara pasti. Namun, menurutnya aset itu nilainya bisa mencapai miliaran rupiah.

“Belum bisa ditaksir berapa nilainya, tapi setahu saya ada beberapa prasarana sarana dan utilitas (PSU) dan itu nilainya mungkin miliaran,” ujarnya.

Terkait aset lainnya, Adnan mengaku baru akan melakukan rapat monitoring dan evaluasi pekan depan. Rapat itu membahas terkait PSU yang belum diserahkan oleh pengembang.

Dimana diketahui pemerintah kota memberikan sembilan surat kuasa khusus (SKK) kepada Kejari Makassar untuk mempercepat proses penyerahan PSU dari pengembang ke pemerintah kota.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat semuanya bisa kita selesaikan,” tuturnya.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Makassar, Suhartini mengatakan, masih ada beberapa aset-aset PT GMTD berupa PSU yang seharusnya diserahkan ke pemerintah kota.

Hanya saja, untuk tahap awal pihaknya lebih fokus pada penyerahan aset khusus di Jalan Metro Tanjung Bunga yang nilainya mencapai Rp2,2 triliun.

“Masih ada beberapa, cuma ini yang skala prioritas yang kita selesaikan kemarin (Jalan Metro Tanjung Bunga),” singkat Suhartini.

Pengambilalihan aset dari pengembang ke pemerintah kota, kata Suhartini tidak mudah. Sebab ada beberapa hal yang harus dipenuhi, salah satunya terkait kelengkapan dokumen administrasi.

“Banyak hal kalau terkait penyerahan PSU, misalnya kelengkapan administrasi teknis, yang kemarin saja sepekan kita bicarakan baru kemarin diserahkan,” ungkapnya.

Meski begitu, pihanya tidak selesai sebatas penyerahan aset di Jalan Metro Tanjung Bunga namun tetap menyasar aset-aset lainnya.

“Itu tetap jadi prioritas kita untuk segera diserahkan,” ujarnya.

Sementara itu, Associate Director PT GMTD Tbk, A Eka Firman Ermawan mengaku masih ada beberapa aset berupa PSU yang memang belum diserahkan ke pemerintah kota.

“Masih ada beberapa tapi kecil-kecil, secepatnya kita serahkan,” kata Eka.

Dia mengaku belum menyerahkan aset itu ke pemerintah kota dikarenakan masih dalam tahap verifikasi. Termasuk belum mengetahui berapa besar taksiran nilai PSU yang belum diserahkan.

“Tidak ada kendala, hanya dalam proses verifikasi. Beluk kita tahu taksirannya berapa masih kita hitung tapi tidak besar, mungkin miliaran. Nilainya akan keluar seteleh verifikasi,” tutupnya.


Penulis : Nafli Mas'ud
Editor : Nafli Mas'ud
Copyright © 2013 Warta Timur, All Rights Reserved. Jalan Politeknik, Makassar .
Design by Wartatimur.com