Sabtu, 19 Oktober 2019

Pemkot Makassar Selamatkan Aset Senilai Rp25 Miliar

3 minggu yang lalu | 11:18 am
Pemkot Makassar Selamatkan Aset Senilai Rp25 Miliar

Baca Juga

MAKASSAR, WARTATIMUR.COM (31/8/2019) – Tim aset Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar kembali berhasil mengambilalih aset berupa prasarana, sarana dan utilitas (PSU) dari pengembang, PT Nusa Mega Persada Profertindo. Aset itu berlokasi di Jalan Traktor IV, Kecamatan Tamalate. Aset berupa lahan itu memiliki luas sekitar 16.367 meter persegi dengan nilai NJOP Rp1,56 juta. Jika dikonversi setara Rp25,7 miliar.

Kepala Inspektorat Kota Makassar, Zainal Ibrahim, mengatakan pihaknya secara resmi mengambilalih PSU perumahan Gerhana Alauddin dari pengembang dalam hal ini PT Nusa Mega Persada Profertindo. “Pak Sekda tadi yang terima langsung dokumen PSU-nya,” ucap Zainal.

Kepala Bidang Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU) Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kota Makassar, Garibaldi menambahkan pihaknya telah menerima aset berupa fasum dari perumahan Gerhana Alauddin ke Pemkot.

“Selanjutnya, kan sudah ada sertifikat artinya sudah milik pemkot. Tinggal, aset ini diserahkan ke BPKAD lalu dibawah ke Dinas Pertanahan untuk balik/perubahan nama,” ucap Garibaldi.

Diketahui, Pemkot Makassar sebelumnya berhasil mengamankan aset berupa PSU dari dua pengembang. Yakni PT Primakarya Bentala Permai dengan luas PSU 41.715, 62 meter persegi. Luas perumahan 86.319,38 meter persegi, di dalamnya terdapat jalan, taman, masjid, drainase, serta tiang listrik dan lampu jalan 89 titik, yang dibangun tahun 2004 lalu.

Kemudian, pengembang PT Alif Taman Firdaus menyerahkan PSU dari Perumahan Daeng Sirua Regency dengan luas PSU sebesar 1.305 meter persegi yang dibangun tahun 2017 lalu. Hanya saja, kedua pengembang tersebut tidak termasuk dalam surat kuasa khusus (SKK) ke Kejaksaan. “Semua total tiga pengembang, tapi yang perumahan Gerhana Alauddin itu masuk SKK kita ke Kejaksaan,” ucapnya.

Pemkot telah menerbitkan sembilan surat kuasa khusus (SKK) kepada Kejari Makassar untuk penyerahan aset-aset pemkot yang masih berada ditangan pengembang perumahan. Selain Perumahan Gerhana Alauddin, delapan SKK lainnya ditujukan untuk PT GMTD, Perumahan Griya Minasa Sari, Perumahan Griya Beringin II, Perumahan Sudiang Nusa Idaman, Perumahan Antang Nusa Idaman, Perumahan Bumi Husada Indah, Perumahan Puri Pate’ne Raya dan Perumnas Bumi Tamalanrea.


Penulis : Nafli Mas'ud
Editor : Nafli Mas'ud
Copyright © 2013 Warta Timur, All Rights Reserved. Jalan Politeknik, Makassar .
Design by Wartatimur.com