Minggu, 25 Agustus 2019

Pemkot Makassar Godok Perwali Tentang Perlindungan Anak

2 bulan yang lalu | 2:43 am
Pemkot Makassar Godok Perwali Tentang Perlindungan Anak

Baca Juga

MAKASSAR, WARTATIMUR.COM (24/5/2019) – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Makassar tengah mendorong pembentukan peraturan wali kota (perwali) yang mengatur perlindungan anak.

Kepala DP3A Kota Makassar, Tenri A Palallo mengatakan, perwali ini sementara digodok oleh tim gabungan yang melibatkan baik dari LBH Makassar, LPA Sulsel, dan praktisi hukum serta aktivis anak lainnya. Perwali ini sebagai tindak lanjut atau turunan atas Peraturan Daerah (Perda) Kota Makassar No. 5/2018 tentang Perlindungan Anak.

Tenri melanjutkan, diharapkan perwali ini dapat mengikat seluruh SKPD Pemkot Makassar dalam mengawal persoalan perlindungan anak. Bukan hanya menjadi tanggung jawab DP3A saja. Hal ini kata dia, sesuai dengan instruksi penjabat (pj) wali kota Makassar.

“Makanya itu mau dirapikan untuk diimplementasikan dan bisa menjadi alat mengikat seluruh SKPD. Jadi nanti akan ada uji publik, nama perwalinya perlindungan anak,” beber Tenri yang ditemui usai audiensi tim perwali bersama Pj wali kota di ruang rapat wali kota lantai 2 Balai Kota Makassar, Kamis (23/5/2019).

Dilanjutkan Tenri, dalam pertemuannya tersebut pj wali kota Makassar memberi masukan dan penekanan. Termasuk menekankan soal regulasi yang jangan sampai berbenturan dengan aturan lain dalam penerapan perwali ini kedepan.

“Salah satu yang paling menarik adalah adakah pasal yang mencabut hak orang tua terhadap anaknya. Memang selama inikan kita sibuk kalau anak-anak diterlantarkan orang tua. Terus anak itu diambil dan masuk dalam perlindungan negara. Tapi kan yang menjadi masalah bagaimana posisi hukum kepada orang tuanya,” paparnya.

Hanya saja, kata Tenri, ini hanya menjadi bagian dari masukan pj wali kota untuk dikaji jika memang tidak bermasalah soal regulasi. “Jadi pak wali lebih menekankan bagaimana sinkronisasi regulasi,” tambah dia.

Setelah dibahas bersama pj wali kota, drat perwali perlindungan anak yang diusulkan DP3A Kota Makassar akan masuk dalam tahapan uji publik sebelum benar-benar diterapkan. “Begitu perwali ini jadi, berarti ini sudah jadi tanggung jawab seluruh masyarakat Kota Makassar,” tegas Tenri.

Sementara Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb meminta agar perwali ini bisa segera diterapkan. Utamanya mengkaji kembali soal regulasi lain agar tidak bertentangan dengan aturan yang tertuang dalam perwali.

“Saya rasa itu bagus karena membuat lebih rinci lagi. Hal-hal yang tidak termuat di perda akan dibuat lebih rinci dalam perwali. Kalau perwalinya rinci, pekerjaannya lebih mudah dan sistematis. Saya cuma masukan bagaimana memperhatikan peraturan perundangan yang lebih tinggi supaya tidak saling bertentangan,” kata Iqbal.


Penulis : Nafli Mas'ud
Editor : Nafli Mas'ud
Copyright © 2013 Warta Timur, All Rights Reserved. Jalan Politeknik, Makassar .
Design by Wartatimur.com