Jum'at, 24 November 2017

Pemkot Makassar dan USAID Optimis Makassar Layak Sanitasi 100 Persen

2 minggu yang lalu | 8:31 am
Pemkot Makassar dan USAID Optimis Makassar Layak Sanitasi 100 Persen

Baca Juga

MAKASSAR, WARTATIMUR.COM (4/10/2017) – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar optimis dapat wujudkan sanitasi layak dan akses air bersih. Sesuai capaian universal cipta karya 100-0-100 yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2015-2019.

Hal tersebut disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Baso Amiruddin, saat membuka dan memberikan sambutannya pada Workshop “Rumah Bersama CSR” Kemitraan CSR untuk Air dan Sanitasi Kota Makassar, bertempat di Hotel Aston Makassar, Jln. Sultan Hasanuddin, Rabu (4/10/2017).

“Yang paling utama adalah menumbuhkembangkan kesadaran dalam masyarakat, bahwa pentingnya menggunakan sanitasi dalam pola kehidupan sehari-hari, yang tentunya memerlukan penyamaan persepsi dalam masyarakat,” kata Baso Amiruddin.

Baso Amiruddin memaparkan, hasil survei menyebutkan, sebanyak 9.436 kepala keluarga masih memiliki pola kebiasaan buang air besar sembarangan. Seperti pada bantaran sungai, di daerah pinggiran Kota Makassar. Ini menandakan, sekira 1,5 persen dari keseluruhan populasi Kota Makassar, masih melakukan kebiasaan tersebut.

“Kebiasaan dalam masyarakat ini yang mau kita tuntaskan, melalui budaya sanitasi yang sehat, dan sangat perlu jadi perhatian kita semua untuk berkomitmen menanggulangi persoalan ini,” ungkapnya.

Baso menambahkan, kebiasaan ini akan berpotensi mencemari air tanah yang digunakan untuk kebutuhan sanitasi sehari-hari, termasuk untuk konsumsi. Sehingga dapat mengganggu kualitas kesehatan.

Pemkot Makassar melalui Dinas Kesehatan telah menindaklanjuti hal tersebut dalam RPJMN 2015-2019. Dengan melakukan kerjasama antara Pemkot dengan USAID-Indonesia Urban Water, Sanitation, and Hygiene.

Menurut Rieneke Roles RM SSEI USAU IUWASH PLUS, program kerja sama di bidang sanitasi yang didanai oleh pemerintah Amerika Serikat, mendukung Pemerintah Indonesia untuk mencapai target Universal Akses ?100-0-100?.

USAID PLUS juga mendorong pencapaian target SDGS untuk air minum dan sanitasi. Di mana, setiap orang di Indonesia bisa mendapatkan layanan air minum dan sanitasi yang aman, terjangkau, dan berkelanjutan. Khususnya masyarakat dengan tingkat kesejahteraan 40 persen terendah di perkotaan.

“Melalui proses workshop ini, kami berharap kita dapat menyepakati beberapa hal untuk mendukung pencapaian target dan sasaran yang ingin kita raih bersama, guna mendukung pembangunan sektor air minum dan pengelolaan air limbah domestik, khususnya di Kota Makassar,” imbuh Rieneke

Dia juga mengaku sangat mengapresiasi komitmen dan kerjasama, baik dari Pemeritah Kota Makassar maupun instansi lain yang bermitra dalam mewujudkan air, dan sanitasi yang lebih baik.


Penulis : Asri Abdullah
Editor : Asri Abdullah
Copyright © 2013 Warta Timur, All Rights Reserved. Jalan Politeknik, Makassar .
Design by Wartatimur.com