Sabtu, 26 Mei 2018

Pemkot Makassar Bakal Pantau Ketersediaan Cabai Jelang Ramadan

3 minggu yang lalu | 8:07 am
Pemkot Makassar Bakal Pantau Ketersediaan Cabai Jelang Ramadan

Baca Juga

MAKASSAR, WARTATIMUR.COM (13/4/2018) – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, mulai mengawasi ketersediaan cabai menjelang bulan suci Ramadan. Pasalnya, di awal Ramadhan rentan terjadi kenaikan harga komoditi, salah satunya cabai.

Kepala Seksi Hortikultura Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) Kota Makassar Herningsih Musa mengatakan, akan memaksimalkan ketersediaan cabai dengan melakukan pengawasan ketat terhadap petani cabai yang berada di Kelurahan Barombong Kecamatan Tamalate.

Lanjutnya, luas lahan yang tersedia di wilayah tersebut sekitar 30 hektare. Hanya saja, baru sekitar 3 hektare yang baru ditanami pada Desember 2017 lalu.

“Kita nantinya akan melakukan pengawasan tentang suplai di Makassar, sama TPID termasuk hasil panen cabai di Kelurahan Barombong, jangan sampai petani yang disana pemasarannya di luar Kota Makassar,” kata Herningsih.

Kata dia, dengan tanaman cabai diatas lahan 3 hektare bisa panen enam sampai delapan kali, dengan total ketersediaan cabai mencapai 30 ton. Sehingga diharapkan ketersediaan stok ini bisa menekan harga cabai di awal bulan Ramadan.

Dia menyebutkan, tahun lalu harga cabai mengalami kenaikan di Kota Makassar, padahal ibu kota provinsi Sulawesi Selatan ini dikenal sebagai produksi cabai. Penyebabnya, petani cabai menjual di luar wilayah Kota Makassar, seperti Kalimantan.

Alasannya, penawaran harga cabai di luar daerah jauh lebih tinggi dibandingkan di Makassar. Untuk itu, dia mengaku akan terus berupaya bagaimana mengimbangi harga cabai.

“Agar hal tidak terjadi lagi, kita akan melakukan mitra dengan para petani, agar petani ini tidak menjual cabainya keluar dari daerah utamanya mengimbangi harga cabai dari luar daerah,” tuturnya.

Sementara itu, Plt Sekkot Makassar, Andi Muh Yasir menambahkan untuk menekan terjadinya inflasi di bulan ramadhan, pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan beberapa SKPD terkait, seperti Dinas Ketahanan Pangan (DKP) dan Dinas Pedagang (Disdag) serta Bank Indonesia (BI).

Tujuannya, agar mereka bisa mengawasi ketersediaan komoditi menjelang ramadhan. Menurut dia, salah satu komoditi yang memiliki pengaruh besar terhadap peningkatan inflasi adalah cabai.

“Kita sudah melakukan rapat koordinasi untuk memantau ketersediaan komoditi menjelang Ramadan,” ujarnya.

Dinilai memiliki pengaruh penting dalam menekan inflasi, produksi cabai di 500 lorong yang tersebar di Makassar juga akan dipantau. Selain itu, SKPD juga diminta untuk membentuk tim pemantau daerah penyangga komoditi.

“Dan bila mana kita sudah menetapkan stok cabai ini, kita akan road ke daerah penyangga, Gowa, Takalar, Maros Pangkep untuk menyediakan stok cabai sebelum ramadhan,” tutupnya.


Penulis : Asri Abdullah
Editor : Asri Abdullah
Copyright © 2013 Warta Timur, All Rights Reserved. Jalan Politeknik, Makassar .
Design by Wartatimur.com