Minggu, 25 Agustus 2019

Pemkot Makassar Bakal Dorong Pembangunan RPH Bintang Lima

2 bulan yang lalu | 2:56 am
Pemkot Makassar Bakal Dorong Pembangunan RPH Bintang Lima

Baca Juga

MAKASSAR, WARTATIMUR.COM (20/5/2019) – Pemkot Makassar mendorong upaya revitalisasi Rumah Pemotongan Hewan (RPH), Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, Makassar. Tujuannya, menjadikan RPH menjadi modern berbintang lima.

Hal ini mengemuka dalam rapat koordinasi revitalisasi RPH Tamangapa di ruang rapat sekretaris daerah (sekda) lantai 9 Balai Kota Makassar. Rapat ini dipimpin langsung Sekda Makassar, M Ansar dan dihadiri direksi Perusda RPH Makassar, serta Dinas Pertanian dan Perikanan (DP2) Kota Makassar.

Ditemui seusai rapat, Kepala DP2 Kota Makassar, Evi Aprialty mengatakan, rapat itu sebagai tindak lanjut atas peninjauan yang dilakukan Pj Wali Kota di RPH Tamangapa, beberapa waktu lalu. Dalam kunjungannya saat itu, Evi mengakui RPH Kota Makassar masih jauh dari kata layak.

“Setelah peninjauan bapak wali kota ternyata memang perlu ada perbaikan. Terutama sarana prasarana. Dalam rapat kami juga sampaikan RPH untuk masuk RPH modern belum masuk kriteria,” beber Evi.

Salah satu yang menjadi kendala, lanjut dia, sarana dan prasarana yang dimiliki RPH belum mumpuni. Teknologi peralatan penotongannya pun belum memadai.

“Misalnya, salah satunya sistem pemotongannya harus bersih dan mempunyai landasan. Tidak bercampur dengan organ tubuh lainnya,” kata dia.

Dia pun akan berkoordinasi dengan Perusda RPH untuk segera mewujudkan RPH modern. “Kami dari DP2 berharap ke depan terbentuk RPH modern. Dimana semua standar dibutuhkan sesuai apa yang diinginkan,” tukas Evi.

Direktur Umum RPH Makassar, Beni Iskandar menjelaskan, pihaknya kedeoan akan berbagi tugas dengan DP2 Kota Makassar dalam penangananan RPH. Kata dia, DP2 akan menangani persoalan teknis pemotongan hewan, sementara RPH hanya fokus pada perencanaan bisnis dan komersilnya.

“Alhamdulillah, hari ini RPH mengikuti perintah wali kota bahwa RPH akan segera dilakukan revitalisasi, mencari aturan-aturan sehingga dana-dana APBN dan APBD, itu bisa masuk untuk segera dilakukan revitalisasi, khususnya pada gedung RPH sendiri,” ujar Beni.

Direktur Operasional RPH Makassar, Ahmad Susanto menambahkan, fokus perencanaan bisnis yang dimaksud kedepan diharapkan RPH nenjadi terninal daging, khususnya sapi. Dimana seluruh pasokan daging yang ada di Makassar semua bersumber dari RPH.

“Jadi, seluruh pengusaha-pengusaha lokal yang selama ini menjadi mitra kita, sumbernya harus dari kita. Termasuk nanti outputnya. Kita rencanakan menuju kepada market modernnya baik itu yang kemasan, kalengan, dan seterusnya. Ini impian kita,” urai Ahmad.

Sebelum revitalisasi menuju RPH bintang lima, pihaknya akan melaksanakan perbaikan jangka pendek. Seperti, rumah pemotongan, pengelolaan kandang, pengelolaan limbahnya. Hal ini diupayakan rampung hingga selesai bulan Ramadhan.

“Untuk jangka panjangnya tentu nanti mungkin perusda dengan pemkot akan membangun ulang sesuai dengan standar RPH sebenarnya. Mulai dari tempat penampungan masuk sapinya, koridornya, sampai pemotongannya dan pemasarannya,” jelas dia.

Sebelumnya, Penjabat Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb melakukan peninjauan ke RPH Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, Kamis, (16/5) dini hari lalu. Dikatakan Iqbal, perbaikan cara pengelolaan aser RPH perlu dilakukan. Agar kedepan mampu mendapatkan dana dari APBD kota maupun provinsi, hingga APBN.

“Selama ini cuma Perusda yang mengelola sendiri. Kalau bekerja sama dengan dinas terkait, tentunya pembiayaan melaui APBD kota dan provinsi serta APBN akan lebih mudah. Dengan adanya dana tersebut peralatan yang dipakai manual akan kita modernisasikan, termasuk sarana penunjang lainnya seperti jalan,” terang Iqbal.


Penulis : Nafli Mas'ud
Editor : Nafli Mas'ud
Copyright © 2013 Warta Timur, All Rights Reserved. Jalan Politeknik, Makassar .
Design by Wartatimur.com