Selasa, 16 Januari 2018

Pemkot Jalin MoU dengan Bank Indonesia

2 tahun yang lalu | 8:35 am
Pemkot Jalin MoU dengan Bank Indonesia

Baca Juga

PALU, WARTATIMUR.COM (13/10/2015) – Saat ini pemerintah melalui Bank Indonesia (BI) tengah menggalakkan program Elektronifikasi, yaitu suatu upaya untuk mengubah transaksi masyarakat yang semula dilakukan secara manual menjadi elektronik, dari metode pembayaran tunai menjadi pembayaran non-tunai, serta pelaku transaksi keuangan yang sebelumnya bersifat eksklusif menjadi inklusif.

Gambaran ini tertuang dalam kerjasama penandatangan MoU elektronifikasi antara Pemerintah Kota Palu dengan pihak perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulteng Senin (12/10)

Dari keterangan yang disampaikan Deputy Kepala Kantor Perwakilan BI Sulteng, Dony Ananta bahwa program Elektronifikasi merupakan bagian dari implementasi Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) guna meningkatkan transaksi non tunai di masyarakat yang saat ini masih tergolong rendah.

Selain itu elektronifikasi juga mendorong terwujudnya keuangan inklusif karena dapatmembuka akses masyarakat untuk terhubung dengan layanan keuangan serta mendekatkan lembaga keuangan kepada masyarakat hingga ke daerah terpencil (remote area).

Elektronifikasi memberikan manfaat secara luas baik bagi masyarakat, pemerintah, dan perekonomian seperti kemudahan, kenyamanan, keamanan dalam transaksi serta meningkatkan dan memperluas akses pembayaran. Selain itu elektronifikasi menciptakan transparansi dan governance bagi pemerintah, sehingga sangat bermanfaat bagi efisiensi perekonomian bangsa.

Saat ini kata Ananta, pemerintahan saat ini terus mendorong penggunaan transaksi non tunai (Elektronifikasi) dalam berbagai program Nawacitranya. Antara lain penyaliran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Bersyarat kepada peserta Program Keluarga Harapan (PKH) yang menggunakan uang elektronik; Pembayaran pemerintah kepada masyarakat untuk bantuan sosial; Pengembangan sistem e-government pada berbagai pemerintah provinsi dan pemerintah daerah; Pengggunaan Transaksi Non Tunai dan Perluasan Akses Keuangan dalam rangka Penempatan dan perlindungan TKI serta Penggunaan sistem non tunai untuk parkir contohnya di Pemprov DKI Jakarta.

Ananta mencontohkan penggunaan Elektronifikasi di DKI Jakarta terbukti telah meningkatkan pendapatan daerah secara signifikan. Program elektronifikasi tersebut merupakan kerjasama Bank Indonesia dengan berbagai lembaga seperti Bappenas. Kementerian Sosial, Kementerian Keuangan, BNP2TKI dan lembaga lainnya.

Sementara itu, walikota Palu, H Andi Mulhanan Tombolotutu SH dalam sambutan singkatnya mengatakan bahwa dalam penerapan elektronifikasi
Tersebut sangat di harapkan dapat berpengaruh kepada perkembangan ekonomi di kota Palu yang semakin meningkat dan pengelolaan manajemen birokrasi yang semakin modern menuntut dan membutuhkan pengelolaan keuangan daerah secara efisien, transparan dan akuntabel.

Oleh karena itu dengan adanya kerjasama yang telah terbangun ini kata walikota Palu, dalam rencana menerapkan transaksi non tunai dalam transaksi keuangan di kota Palu, baik penerimaan maupun pengeluaran, sangatlah tepat dan perlu didukung berbagai pihak, termasuk Bank Indonesia yang akan memberikan pendampingan dan bantuan teknis dalam rencana implementasi pembayaran non tunai atau pembayaran elektronik (e-payment).

Bahkan walikota Palu juga memberikan gambaran umum dalam program zero poverty atau padat karya dimana penyaluran dana bantuan sosial misalnya, sudah diberikan kepada masyarakat dalam bentuk non tunai sehingga secara tidak langsung mendidik masyarakat untuk melakukan perencanaan keuangan yaitu mengambil dan menggunakan uang dari rekening simpanan sesuai kebutuhan.

Seraya menambahkan bahwa kedepannya dengan adanya program elektronifikasi di kota Palu berbagai transaksi keuangan pemerintah kota Palu, baik berupa penerimaan maupun pembayaran, dengan melibatkan instansi pemerintah, bisnis (BUMN/BUMD) dan masyarakat akan terus dikembangkan dengan pola elektronifikasi. (NM)


Penulis : Nafli Mas'ud
Editor : Nafli Mas'ud
Copyright © 2013 Warta Timur, All Rights Reserved. Jalan Politeknik, Makassar .
Design by Wartatimur.com