Minggu, 25 Agustus 2019

Pemkot Berencana Serahkan Pengelolaan Makassar F8 ke Swasta

3 minggu yang lalu | 6:00 am
Pemkot Berencana Serahkan Pengelolaan Makassar F8 ke Swasta

Baca Juga

MAKASSAR, WARTATIMUR.COM (8/7/2019) – Event tahunan Makassar International Eight Fesival and Forum atau biasa dikenal dengan sebutan F8 rencananya akan dikelola oleh pihak swasta.

Artinya, event bertaraf international ini bakal dilepas dari program tahunan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar. Padahal sebelumnya, pemerintah kota telah melaunching F8 sebagai top ten kalender Kementrian Pariwisata.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Makassar, Kamelia Tamrin Tantu. Dia mengaku masih sementara melakukan persiapan administrasi terkait rencana tersebut. Termasuk melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak perihal bagaimana pelaksanaan F8 kedepannya.

“Masih sementara dikoordinasikan bagaimana bagusnya. Apakah bisa dilepas swasta atau kita laksanakan sendiri,” kata Kamelia, Minggu (7/7/2019).

Kamelia berharap ada kerjasama dengan pihak swasta agar event ini bisa digelar secara mandiri. Sebagai contoh, event Makassar Culinary Night (MCN) yang tidak lagi akan digelar oleh Pemkot Makassar di tahun akan datang, tetapi sudah diswastakan.

“Itu juga yang akan terjadi di F8, karena kita berharap mereka mandiri, kalau mereka (event) mandiri kita tinggal support dalam hal administrasi,” sebutnya.

Ditanya perihal pelaksanaan F8 tahun ini, Kamelia belum bisa berkomentar banyak. Dia mengaku belum mengetahui secara pasti bagaimana teknis pelaksanaannya. Alasannya, pihaknya masih pada tahap koordinasi meski saat ini sudah memasuki tahapan pelaksanaan F8.

“Kita belum tahu bagaimana pelaksanaanya, semoga bisa terkabulkan,” ucapnya.

Terpisah, Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb mengaku mendukung pelaksanaan F8 tahun ini. Sebab, event ini sudah masuk program pemerintah kota dan kalender Kementrian Pariwisata.

“Kalau itu masuk program (Pemkot) kita dukung. Kita serahkan ke unit kerjanya,” ucapnya.

Terkait pelaksanaan F8 yang akan dilaksanakan setiap tahun, kata Iqbal, dirinya menyerahkan semuanya ke Dinas Pariwisata sebagai leading sektor.

“Silahkan tanyakan kepada unit kerja yang bertanggung jawab,” tegasnya.

Diketahui, Kegiatan F8 milik Pemkot Makassar ini telah dilaksanakan sejak 2016 silam. Hanya dalam waktu tiga tahun, Kementrian Pariwisata memasukkan event ini dalam top ten bersama Lovely December Toraja, dan Festival Phinisi Bulukumba.

Tahun ini, Pemkot Makassar bahkan telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp3,8 miliar untuk menyukseskan kegiatan yang telah dilirik oleh negara-negara dunia. Meski begitu, pelaksanaan F8 tahun ini belum jelas muaranya.


Penulis : Nafli Mas'ud
Editor : Nafli Mas'ud
Copyright © 2013 Warta Timur, All Rights Reserved. Jalan Politeknik, Makassar .
Design by Wartatimur.com