Jum'at, 24 Mei 2019

Pemkab Waringin Barat Puji Pengelolaan Sampah di Makassar

2 bulan yang lalu | 3:25 pm
Pemkab Waringin Barat Puji Pengelolaan Sampah di Makassar

Baca Juga

MAKASSAR, WARTATIMUR.COM (14/2/2019) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Waringin Barat, Kalimantan Tengah, tertarik belajar penanganan dan pengelolaan sampah seperti yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.

Hal ini sampaikan Wakil Bupati Waringin Barat, Ahmadi Riansyah bersama rombongan saat menemui Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan “Danny” Pomanti di ruang kerja wali kota Makassar, Kamis (14/02/2019).

Pemkot Makassar sendiri diketahui telah menerapkan sistem penjemputan pengangkutan sampah ke rumah masyarakat. Selain ini pengelolaan bank sampah telah tersebar hampir diseluruh wilayah organisasi rukun warga (RW). Termasuk pengembangan Tempat Pengelolaan Akhir (TPA) Tamangapa Antang.

“Saya perlu belajar karena itu saya datang ke sini. Terutama masalah persampahan. Kami sendiri telah 12 kali raih adipura. Tapi tantangannya adalah mempertahankan,” kata Wakil Bupati Waringin Barat.

“Kami ingin ke depan bisa juga sukses seperti Makassar bisa mengelolah sampah ini dengan baik. Selanjutnya, mungkin ada informasi-informasi yang bisa kita pelajari dan tiru dari Makassar,” sambung dia.

Selain pengelolaan sampah, Ahmadi juga mengaku akan belajar pelayanan publik Pendidikan, kesehatan, dan penyelenggaraan pemerintahan.

Menanggapi hal itu, Danny Pomanto sapaan akrab wali kota Makassar menyampaikan jika kunjungan tersebut sifatnya hanya bertukar informasi. Menurutnya, Pemkot Makassar juga bisa mengikuti prestasi Pemkab Waringin Barat.

Dalam kesempatan ini, para rombongan Pemkab Waringin Barat dipersilakan melihat semua keunggulan smart city kota Makassar.

“Smart city kita sangat berfungsi sejak 2015. Untuk pengelolaan sampah TPA kita sangat bagus, sistem penjemputan sampah dan mobil sampahnya bisa ditracking melalui war room,” sebut Danny Pomanto.

Danny Pomanto pun mempersilakan mereka mengunjungi war room atau command centre Makassar, city galery yang menyerupai URA Singapura serta berbagai hal yang menjadi keinginan rombongan Wakil Bupati Waringin Barat.

“Walau pun kemarin kita tidak dapat adipura, tapi kita tidak pernah menyerah, atau berkecil hati. Bahkan penilai LPPD kita ajak ke TPA. LPPD kita nomor satu, Surabaya di urutan ke 2 dan Bandung nomor 6,” katanya.

Bahkan, Danny Pomanto tak lupa memperkenalkan PTSP Bintang 5, serta kecanggihan war room yang dapat memantau lalulintas, layanan kesehatan kejahatan, komplain masyarakat, rumah sakit, bank sampah, mobil sampah, penduduk mati hidup tiap hari, serta yang keluar masuk.

“Homecare, kita jadi percontohan di asia tenggara, dan sudah dicontoh Jambi, Bandung, dan Manado,” ungkapnya.


Penulis : Nafli Mas'ud
Editor : Nafli Mas'ud
Copyright © 2013 Warta Timur, All Rights Reserved. Jalan Politeknik, Makassar .
Design by Wartatimur.com