Selasa, 23 Oktober 2018

Operasi Truk 10 Roda Tebang pilih

4 tahun yang lalu | 11:31 am
Operasi Truk 10 Roda Tebang pilih

Baca Juga

MAKASSAR, WARTATIMUR.COM – Operasi penindakan truk 10 roda yang dilarang memasuki kota Makassar yang dijanjikan oleh Dinas Perhubungan akan melakukan opreasi besar-besaran hari ini, Senin (14/4), ternyata hanya janji manis.

Dari pantauan Warta Timur, opresai yang sesuai dengan perwali no. 94 kota Makassar ini dilakukan di dua titik jalan AP Pettarani Makassar, yakni di depan kantor Dispenda Provinsi Sulawesi Selatan dan di depan kantor DPRD kota Makassar. Terlihat puluhan petugas Dishub tebang pilih menahan truk 10 roda atau bortonase 8 ton ke atas.

Kepala Seksi Ketertiban Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Dinas Perhubungan kota Makasaar, H. Abdullah Rowa, yang ditemui saat penindakan mengatakan operasi ini dilakukan pada dua titik karena menargetkan truk dari arah jalan Sultan Alauddin dan jalan Hertasning yang ingin memasuki jalan AP. pettarani.

“Operasi kami lakukan hari ini di dua titik dari jam 09.00 sampai jam 16.00, dimana kami mengamankan sedikitnya 7 unit mobil truk 10 roda yang sesuai dengan perwali yang telah dikeluarkan walikota Makassar.,” ujar Abdullah.

Abdullah menambahkan, operasi yang dilakukannya hari ini langsung menahanan mobil 10 roda yang melintas di jalan AP Pettarani, kemudian dibawa ke terminal lama Dinas Perhubungnan di jalan Urip Sumiharjo, Panaikang Kota Makassar untuk diproses sesuai aturan yang telah dikeluarkan.

“Hari ini tidak nego di lapangan, ini sesuai dengan perintah pimpinan kami yang mengintruksikan langsung menahan dan menangkap semua mobil 10 roda yang melintas di Jl. Ap pettarni. ini yang kami lakukan hari ini berdbeda dengan operasi sebelumnya yang hanay menehan surat-surat kendaraan,” tambahnya.

Pernyataan Abdullah ini tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Puluhan truk 10 roda hanya dihentikan tetapi tidak ditahan, Truk tersebut pun dengan leluasa melintasi jalan Protokol kota Makassar. Truk yang dimaksud tersebut adalah pengangkut semen, mobil pengangkut BBM, kontainer, dan truk yang membawa material beton (Truk Moleng).

Abdullah yang dikonfirmasi mengenai tidak ditahannya truk yang dimaksud mengatakan hal tersebut dilakukan karena ada dispensasi khusus dari pimpinan Dinas Perhubungan untuk truk tertentu tidak ditahan apabila memiliki surat-surat yang telah dikeluarkan dinas perhubungan. (NR)


Penulis : Asri Abdullah
Editor : Asri Abdullah
Copyright © 2013 Warta Timur, All Rights Reserved. Jalan Politeknik, Makassar .
Design by Wartatimur.com