Sabtu, 19 September 2020

OPD Diingatkan Tidak Main-main Tangani COVID-19 di Makassar

3 minggu yang lalu | 12:15 am
OPD Diingatkan Tidak Main-main Tangani COVID-19 di Makassar

Baca Juga

MAKASSAR, WARTATIMUR.COM (1/7/2020) – Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin mengingatkan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkot Makassar, untuk tidak main-main dalam menangani pandemi COVID-19.

Ketegasan itu dibuktikan Rudy dengan menonaktifkan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daya, dr Ardin Sani, lantaran dinilai lalai dalam menjalankan tugasnya karena membiarkan jenazah pasien positif COVID-19 diambil oleh pihak keluarga karena jaminan anggota DPRD Makassar.

“Saya sudah sampaikan semua perangkat pemkot harus kita sama-sama hadapi COVID-19. Tidak ada toleransi,” tegas Rudy, Rabu (1/7/2020).

Dia berpendapat dalam menghadapi COVID-19 di Kota Makassar, pemerintah kota tidak boleh main-main. Diperlukan ketegasan secara konsisten semua pihak patuh dalam menjalankan protokol kesehatan.

Termasuk bagi OPD yang memiliki tanggungjawab dalam menangani pandemi. “Tanggungjawab yang sudah kita berikan ke direktur rumah sakit untuk menjamin protokol itu jalan harus dilaksanakan,” ujarnya.

“Kenapa kita gagal sebelumnya karena kita seperti main-main. Ketegasan itu tidak konsisten. Ini yang mau saya tunjukkan,” tandasnya.

Diketahui, hingga 1 Juli 2020 jumlah kasus positif di Kota Makassar mencapai 3.075 kasus. Bahkan, empat kecamatan telah menembus angka 300 kasus.


Penulis : nafli mu
Editor : nafli mu
Copyright © 2013 Warta Timur, All Rights Reserved. Jalan Politeknik, Makassar .
Design by Wartatimur.com