Sabtu, 18 Agustus 2018

Jangan Lupa! Makassar Juga Punya Wisata Malam

2 tahun yang lalu | 8:54 am
Jangan Lupa! Makassar Juga Punya Wisata Malam

A view of the Sultan Hasanuddin airport in Makassar in Indonesia's South Sulawesi province September 24, 2008. The new airport in the capital of cocoa-and-coffee-producing South Sulawesi province officially opened on Friday, paving the way for an increase in tourism and trade in Indonesia's eastern islands. Picture taken September 24, 2008. REUTERS/Yusuf Ahmad (INDONESIA)

Baca Juga

WARTATIMUR.COM, 27/12/2015 – Jalan-jalan ke Makassar rasanya kurang lengkap kalau hanya mengunjungi tempat wisata di pagi hingga sore hari. Pasalnya, Makassar juga memiliki beberapa titik kawasan yang cukup ramai di malam hari.

Kawasan-kawasan ini menjadi ramai, disebabkan oleh banyak faktor. Mulai dari pedagang kaki lima nya yang banyak, atau karena ada gedung atau tempat yang memang dituju oleh para pengunjung.

Berikut 5 kawasan yang menjadi tujuan wisata malam di Makassar

Jalan Penghibur, Pantai Losari

Soal keramaian di Jl Penghibur, jangan diragukan lagi. Sangat banyak tempat yang jadi tujuan di kawasan ini. Mulai dari ‘wisata’ outdoor, di anjungan losari, atau sekadar mampir menyantap pisang epe di PKL, hingga indoor di klub malam atau hotel di sepanjang jalan ini.

Dulunya pantai losari terkenal dengan istilah warung makan terpanjang di dunia, beragam kuliner berderet mulai dari utara hingga selatan pantai lebih kurang 1 km. Namun sekarang sudah tergantikan dengan anjungan yang dibuat oleh pemerintah dengan mengambil nama sesuai dengan nama Suku khas Sulawesi Bugis, Makassar, Toraja dan Mandar.

Di setiap anjungan terdapat patung-patung yang menjadi ciri khas setiap suku dan daerah, seperti becak, patung penari Toraja,patung paraga, juga patung-patung pahlawan di Sulawesi.

Societte De Harmonie

Terletak di arah utara Pantai Losari, lebih dikenal dengan nama Gedung Kesenian Makassar. Di tempat ini para seniman dan aktivis seni budaya Makassar biasa menampilkan pagelaran seni dan budaya kota Makassar termasuk pemutaran film-film indie Makassar.

Saat malam hari, trotoar di depan Gedung Kesenian Makassar dipenuhi oleh warung-warung kaki lima yang menjajakan aneka minuman panas ataupun dingin hingga nasi kuning dan mie siram. Banyak seniman hingga mahasiswa yang memilih nongkrong di tempat ini hingga larut malam.

Taman Kota Benteng Rotterdam

Taman kota ini merupakan sebuah taman yang baru dibuat oleh pemerintah, berada tepat di samping Benteng Rotterdam. Saat ini taman kota banyak didatangi oleh pasangan muda-mudi. Ke arah utara dari taman kota banyak terdapat warung-warung pinggir jalan yang menjajakan air kelapa serta panganan khas lainnya.

Sarabba, sepanjang Jl Sungai Cerekang

Salah satu tempat nongkrong asyik jika anda senang kongkow-kongkow di pinggir jalan. Bila anda lewat di jalan ini, anda akan melihat sepanjang kurang lebih 200 meter Jl Sungai Cerekang, orang-orang asyik nongkrong sambil minum sarabba dan ubi goreng.

Ada 6 warung penjual sarabba dan ubi goreng di kawasan ini. Anda tinggi memilih, mau nongkrong dimana

Jalan Nusantara

Rasanya sebagian besar warga Makassar, semua sudah tahu Jl Nusantara. Nusantara terkenal sebagai tempat wisata malam. Bagi yang senang nongkrong di bar, pub dan karaoke, ditemani perempuan malam pasti akan datang ke tempat ini.

Di seberang Jl Nusantara, tepat terdapat pelabuhan Makassar. Jadi jangan heran, jika di pub dan karaoke, cenderung banyak dikunjungi para pelaut yang mencari kesenangan. (*)


Penulis : nafli mu
Editor : Nafli Mas'ud
Copyright © 2013 Warta Timur, All Rights Reserved. Jalan Politeknik, Makassar .
Design by Wartatimur.com