Kamis, 25 Mei 2017

MPR RI Gelar Sosialisasi 4 Pilar MPR di Unhas

2 tahun yang lalu | 12:57 pm
MPR RI Gelar Sosialisasi 4 Pilar MPR di Unhas

Baca Juga

MAKASSAR, WARTATIMUR.COM – Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, bekerja sama dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin menggelar Sosialisasi 4 Pilar MPR, di gedung PKP Unhas, Makassar, Senin (4/5/2015).

Acara yang dimulai pukul 13.30 Wita ini dihadiri oleh Wakil Ketua MPR RI Mahyudin, Anggota DPR RI Saymsul Bahri (Golkar) dan Khatibul Umam (Demokrat), anggota DPRD Makassar Rahman Pina (Golkar), Wakil Rektor III Unhas dan Wakil Dekan III Fakultas Kehutanan Unhas.

Mahyudin, saat menyampaikan sambutan pembukaan kegiatan mengatakan sosialisasi 4 Pilar MPR RI, yang dulunya bernama 4 Pilar Kebangsaan, penting untuk terus digalakkan agar generasi muda khususnya mahasiswa lebih menghayati nilai Pancasila dan UUD 1945.

“Tantangan globalisasi dan budaya-budaya yang masuk dari luar, seperti narkoba dan pornografi, menjadi tantangan bagi bangsa Indonesia yang sangat serius yang perlu dilawan, salah satu yang bisa melawan itu yaitu ideologi pancasila. Jadi penting sekali bagi pemuda, khususnya mahasiswa untuk memahami dan menghayati Pancasila,” pungkas Mahyudin.

Saat diwawancarai usai kegiatan, politisi berdarah Bugis-Kalimantan ini juga menyinggung radikalisme yang belakangan merebak di Indonesia. Menurutnya, radikalisme atau paham ekstrim lainnya sangat bertentangan dengan nilai-nilai yang diamanatkan Pancasila, khususnya sila pertama ‘Kehutanan Yang Maha Esa’.

“Indonesia saya kira sangat menolak paham-paham radikalisme seperti itu, kita berharap masyarakat kita tidak terpengaruh dengan paham-paham seperti itu. Masih lemahnya pemahaman masyarakat tentang agama yang benar. Melalui sosialisasi ini kita mengharapkan pemahaman pemuda, khsususnya terhadap sila pertama Pancasila “ketuhanan yang maha esa” itu semakin baik sehingga paham-paham radikalisme tidak bisa masuk,” kata Mahyudin.

Mahyudin juga menyinggung masalah narkoba, mengingat Indonesia saat ini berada dalam kondisi garurat narkoba. “Yang pasti bahwa Indonesia memang mengalami darurat narkoba. Jadi presiden kita sudah mengambil keputusan tepat mengeksekusi terpidana narkoba ini karena akan memberika efek jera bagi para penyelundup narkoba di Indonesia,”

Sebelum menghadiri kegiatan, Mahyudin memenuhi jamuan Rektor Unhas Prof Dwie Ariestina dan berbincang banyak terkait perkembangan kampus Unhas. Saat memberi sambutan pembukan, Ia sempat memuji rektor perempuan pertama di Unhas itu, dan menyebut Prof Dwie sebagai rektor yang punya kepedulian besar terhadap kampus.

“Rektornya (Prof Dwie,red), meskipun perempuan tapi semangatnya luar biasa dan sangat agresif untuk memperjuangkan kampus ini,” pungkasnya.

Sementara itu, WR III Unhas, Dr. Abd Rasyid, yang juga memberi sambutan mengatakan para mahasiswa Unhas sangat antusias mengikuti acara sosialisasi ini. Terbukti, kata Rasyid, peserta acara membludak hingga di luar ruangan. Bahkan banyak dari peserta yang tak kebagian kursi.

“Tidak banyak acara di Unhas yang ramai seperti ini. Ini acara yang luar biasa. Kita berharap MPR lebih banyak mengadakan kegiatan seperti ini yang bersentuhan langsung dengan mahasiswa. Karena mereka sangat potensial untuk meneruskan masa depan bangsa. Salut untuk Fakultas Kehutanan yang sudah menjadi panitia penyelenggara acara,” kata mantan Ketua Komdis Unhas ini.

Acara berlangsung hingga pukul 17.00 wita. Tak kurang dari 400 peserta yang terdiri dari mahasiswa mengikuti kegiatan tersebut. Mereka tampak antusias mengikuti materi yang dipaparkan oleh Syamsul Bahri dan Khotibul Umam hingga selesai. (NM)


Penulis : Nafli Mas'ud
Editor : Nafli Mas'ud
Copyright © 2013 Warta Timur, All Rights Reserved. Jalan Politeknik, Makassar .
Design by Wartatimur.com