Selasa, 20 November 2018

Mengenal Kue Tetu Makassar, Jajanan Para Raja di Zaman Dulu

4 bulan yang lalu | 10:00 am
Mengenal Kue Tetu Makassar, Jajanan Para Raja di Zaman Dulu

Baca Juga

MAKASSAR, WARTATIMUR.COM (21/6/2018) – Ragam kuliner khas masyarakat suku Bugis-Makassar sangat mudah ditemukan selama bulan Ramadan. Selain pisang ijo dan pallubutung, kue tetu merupakan salah satu jajanan takjil berbuka yang paling digemari.

Selain karena rasa khasnya yang gurih dan manis, juga diyakini dapat memulihkan tenaga setelah berpuasa seharian.

“Itu yang menjadi faktor kue tetu khas Bugis-Makassar termasuk dalam menu takjil berbuka yang paling digemari atau diminati masyarakat Makassar,” ujar Zaenab Daeng Baya (56), seorang penjual kuliner dadakan di bulan Ramadan saat ditemui di rumahnya di Jalan Pongtiku, Makassar

Menurutnya, dahulu kue tetu adalah jajanan kuliner kesukaan para raja yang juga wajib ada di setiap ritual-ritual adat masyarakat Bugis-Makassar seperti pada hajatan perkawinan dan sunatan.

“Pembuatannya sangat sederhana dan seluruh bahan bakunya mudah ditemukan di setiap pasar tradisional,” terang Zaenab.

Bahan sederhana yang digunakan dalam proses pembuatan kue tetu khas Bugis-Makassar, kata Zaenab cukup dengan tepung terigu, santan dan gula merah. Proses pembuatannya pun lanjut hanya membutuhkan waktu yang singkat, sehingga bagi mereka yang ingin membuat sendiri bisa mencoba di rumahnya masing-masing. (*)


Penulis : Asri Abdullah
Editor : Asri Abdullah
Copyright © 2013 Warta Timur, All Rights Reserved. Jalan Politeknik, Makassar .
Design by Wartatimur.com