Rabu, 18 Juli 2018

Maritage Indonesia Duet Pemkot Makassar

2 tahun yang lalu | 2:32 pm
Maritage Indonesia Duet Pemkot Makassar

Baca Juga

MAKASSAR, WARTATIMUR.COM (12/4/2016) – Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Makassar, Indira Juduf Ismail menjamu Vice President Multicultural Art and Heritage of Development (Maritage) Indonesia, Dhanny Dahlan yang hadir bersama Ketua DPRD Kota Makassar, Farouk M. Betta dan Ketua Ikatan Keluarga Dewan (Ikawan) Kota Makassar, Sherly Farouk M. Betta, di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Senin (11/4).

Kehadiran Dhanny Dahlan untuk menyampaikan paket “Wisata Budaya Makassar Yuuk…” yang akan digelar oleh Maritage Indonesia pada 10 hingga 12 Mei mendatang.

“Paket wisata Budaya Makassar Yuuk menjadi wadah berwisata budaya sambil beramal,” papar Dhanny.

Ditahun 2015 lalu, Maritage Indonesia menggelar event serupa, yaitu Wisata Budaya Solo Yuuuk…

Selama berada di Makassar, Dhanny Dahlan bersama 60 peserta Wisata Budaya Makassar Yuuuk… akan mengunjungi obyek wisata sejarah seperti Fort Rotterdam dan beberapa obyek wisata lainnya.

Kehadiran Dhanny Dahlan yang bertepatan dengan event Female on The Move (Femme) Makassar 2016 yang digelar pada 11 sampai 15 Mei 2016 akan dimanfaatkan oleh PKK Kota Makassar serta Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) untuk menggaet peserta “Wisata Budaya Makassar Yuuk…” mengunjungi dan berbelanja di arena Femme Makassar 2016.

“Peserta Wisata Budaya Makassar Yuuk… akan menginap di Sheraton Hotel, tempat yang sama dengan lokasi Femme Makassar 2016, tentunya ini menjadi peluang yang besar bagi kita untuk menggaet pengunjung lebih banyak lagi,” terang Kepala Dinas Parekraf Kota Makassar Rusmayani Madjid.

Hasil penjualan paket Wisata Budaya Makassar Yuuk… akan didonasikan bagi Rumah Menjahit Tuna Rungu Sana Dharma binaan Maritage Indonesia yang berlokasi di Jakarta.

“Kehadiran 60 peserta Wisata Budaya Makassar Yuuk… yang didominasi dari pemerhati budaya menjadi peluang bagi Makassar untuk memperkenalkan potensi wisata budaya di Makassar,” tutur Indira.

Terlebih lagi, pada 8 September 2016 nanti, akan digelar Festival F8 (Food, Flower, Fashion, Film, Fiction Writer, Fussion Jazz, Folk, and Fine Art) yang menjadi destinasi wisata bagi wisatawan domestik dan mancanegara.

Maritage, Multicultural Art and Heritage for International Development, Internasional adalah wadah global untuk mitra multisektoral dalam upaya berbagi nilai seni warisan budaya yang dapat berkontribusi pada pengembangan masyarakat. Salah satu aktifitas Maritage Indonesia adalah memperkenalkan budaya nusantara melalui program wisata-budaya. November 2015 lalu, Maritage Indonesia mengadakan kunjungan wisata budaya ke Solo dengan nama kegiatan “Solo Yuk…”. Beberapa bulan setelahnya, Maritage Indonesia memilih negara bagian timur Indonesia, yaitu Makassar dan Gowa dengan nama kegiatan “Makassar yukk…”

Sebanyak 45 peserta sudah mengisi kursi putih, berbincang ringan dengan kawannya. Mereka berasal dari luar Makassar, beberapa ada yang dari Singapura dan Thailand. Setelah Gandrang Bulo menyelesaikan aksinya, langsung dilanjutkan oleh pemain Sinrilik sekaligus pemandu acara. Sinrilik merupakan pertunjukan seni bertutur masyarakat suku Makassar.(*)


Penulis : Nafli Mas'ud
Editor : Nafli Mas'ud
Copyright © 2013 Warta Timur, All Rights Reserved. Jalan Politeknik, Makassar .
Design by Wartatimur.com