Selasa, 20 November 2018

Makassar Tuan Rumah Festival Hari Kopi Internasional

2 bulan yang lalu | 9:31 am
Makassar Tuan Rumah Festival Hari Kopi Internasional

Baca Juga

MAKASSAR, WARTATIMUR.COM (30/8/2018) – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menjadi tuan rumah festival Hari Kopi Internasional di Indonesia yang akan digelar di Hotel Clario kota Makassar, pada 15-17 Oktober 2018. Peringatan tersebut diisi dengan pameran serta berbagai kompetisi bertajuk kopi.

Hari Kopi Internasional diperingati setiap tahun di berbagai negara pada tanggal 1 Oktober. Demikian juga di Indonesia, yang pada tahun 2017 memusatkan festival di Lampung.

Kepala Dinas Perindustrian Sulsel Ahmadi Akil mengatakan, festival Hari Kopi Internasional di Makassar digelar sebagai perayaan para pecinta kopi. Selain diikuti peserta dari Tanah Air, rencananya bakal bergabung perwakilan dari sepuluh negara penghasil kopi terbaik dunia. Yakni Brasil, Vietnam, Kolombia, Ethiopia, India, Honduras, Uganda, Guatemala, Peru dan Meksiko.

“Ajang ini untuk mempromosikan serta memajukan potensi-potensi kopi Indonesia, khususnya di Sulsel agar daya saing dan ekspor kita bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi.” kata Ahmadi pada rapat teknis persiapan festival di Makassar, Kamis 30 Agustus.

Pada Hari Kopi Internasional di Makassar, berbagai produsen akan mengisi pameran dengan beraga produk kopi unggulan. Tak hanya dari Tanah Air, namun juga dari negara lain. Di samping itu juga digelar sejumlah kompetisi, antara lain perlombaan meracik kopi.

Tahun ini perayaan Hari Kopi Internasional di Indonesia menyesuaikan dengan tema internasional, bertajuk ‘Women in Coffee’. Hajatan bakal dilengkapi dengan sejumlah seminar atau talkshow, pemutaran film, wisata kampung kopi, hingga pemilihan duta kopi.

“Lewat perayaan seperti ini, kita harap dapat mensejahterakan petani kopi dan tentu berhara menjadi peringkat pertama produsen kopi di dunia,” ujar Ahmadi.

Penjabat Sekretaris Provinsi Sulsel Tautoto Tana Ranggina mengajak masyarakat agar meramaikan perayaan Hari Kopi Internasional mendatang. Festival ini jadi kesempatan promosi untuk memperkenalkan lebih luas kepada dunia luar tentang kekayaan pariwisata dan potensi alam di Sulsel.

Tautoto menyebut daerahnya pantas jadi tujuan wisata kopi. Apalagi Sulsel menghasilkan sejumlah varian kopi terbaik dari beberapa daerah, seperti Tana Toraja dan Enrekang.

“Ini dapat mengangkat harkat dan martabat kopi serta berdampak bagi kesejahteraan petani kopi di Indonesia, khususnya di Sulsel,” kata dia.


Penulis : Nafli Mas'ud
Editor : Nafli Mas'ud
Copyright © 2013 Warta Timur, All Rights Reserved. Jalan Politeknik, Makassar .
Design by Wartatimur.com