Jum'at, 24 November 2017

Mahasiswa Krisis Momentum, Metode, dan Ruang?

3 tahun yang lalu | 12:36 pm
Mahasiswa Krisis Momentum, Metode, dan Ruang?

Baca Juga

MAKASSAR, WARTATIMUR.COM – Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik (Himapol) Universitas Hasanuddin menggelar diskusi “Membincangkan Gerakan Mahasiswa Makassar Hari Ini”, Rabu (28/5).

Salah seorang Pembicara, Alwi Rahman di awal diskusinya mengutip pernyataan Gus Dur tentang watak gerakan pemuda Indonesia. “Menurut Gus Dur, watak gerakan pemuda Indonesia itu seperti koboy. Saat terjadi kekacauan maka mereka turun dari gunung dengan senjata untuk menembak penjahat yang berkeliaran. Setelah itu, mereka tinggalkan,” ucap Dosen Ilmu Budaya tersebut.

Alwi Rahman juga mengatakan sekarang ini mahasiswa telah kehilangan momentum. “Diluar sana sudah banyak yang mengambil peran dari mahasiswa. Mahasiswa sudah kehilangan momentum. Dan momentum itu seharusnya dicari berdasarkan refleksi mendalam dari momentum-momentum sebelumnya,” ungkapnya.

Ahmad Fachruddin, salah seorang pembicara lainnya mengatakan mahasiswa sekarang ini sangat identik dengan demonstrasi. “Saya tidak menyalahkan teman-teman yang senang demonstrasi, karena menurut saya demonstrasi itu salah satu metode gerakan,” tegas Adin, Ketua Senat Mahasiswa Ekomoni itu.

Dia menambahkan mahasiswa sekarang harusnya memiliki metode baru untuk melakukan gerakan. “Kalau kita melakukan demonstrasi apa yang dipikirkan oleh mahasiswa dan masyarakat itu berlainan. jadi mungkin itu tugas kita bersama untuk mencari metode baru dalam berdemonstrasi atau gerakan lainnya,” imbuhnya.

Selain itu, Anwar Jimpe Rahman, yang juga pembicara dalam diskusi ini menuturkan mahasiswa dulunya hanya berada di dalam kampus saja karena ada Orde Baru di luar. “Sekarang Orde baru sudah tidak ada, kenapa mahasiswa takut keluar?” tanya penerbit Inninawa tersebut.

Anwar Jimpe juga menggambarkan bagaimana gerakan di luar kampus yang begitu agresif dibandingkan dengan gerakan di dalam kampus, dimana peran-peran gerakan bisa lebih berkembang di luar kampus.

Diskusi ini berlangsung sekitar satu setengah jam di pelataran Baruga A. P. Pettrani Unhas. (Ir)


Penulis : Asri Abdullah
Editor : Asri Abdullah
Copyright © 2013 Warta Timur, All Rights Reserved. Jalan Politeknik, Makassar .
Design by Wartatimur.com