Rabu, 22 November 2017

LKIN Minta Usaha Panti Pijat Ditutup

4 tahun yang lalu | 1:53 pm
LKIN Minta Usaha Panti Pijat Ditutup

Baca Juga

MAKASSAR, WARTATIMUR.COM – Lembaga kontrol Independen (LKIN) mendatangi kantor DPRD Kota Makassar untuk menyikapi pengusaha panti pijat yang menjadi tempat pelacuran yang banyak tersebar di Makassar, Rabu (02/10).

Ir. Safri Arifin ketua LKIN menyampaikan tiga tuntutan, yakni pertama LKIN menginginkan tempat panti pijat ditutup karena sudah selayaknya perilaku pelacuran dan tempat atau sarana yang didapati adanya perbuatan pelacuran. Tuntutan kedua, panti pijat ini dapat menjadi penyakit sosial yang merembes ke masyarakat sekitarnya khusus kepada anak didik yang masih duduk dibangku sekolah.

Ketiga, menuntut kepada Ketua DPRD Kota makassar agar mengambil tindakan yang tegas dengan mencabut izin dan menutup tempat prostitusi di lokasi jalan Todopuli Raya Timur.

Aspirasi LKIN ini diterima Sri Rahmi S.A.P, anggota DPRD Kota makassar fraksi PKS Komisi A. Sri Rahmi mengucapkan terima kasih atas tuntutan LKIN karena telah memberikan informasi dan akan memanggil pemilik panti pijat V-TWO yang berlokasi di jalan Toddopuli Timur untuk membicarakan permasalahan tersebut.(NR)


Penulis : Nirwan
Editor : Asri Abdullah
Copyright © 2013 Warta Timur, All Rights Reserved. Jalan Politeknik, Makassar .
Design by Wartatimur.com