Kamis, 25 Mei 2017

Kontribusi PKK Makassar Tingkatkan IPM

1 tahun yang lalu | 4:10 pm
Kontribusi PKK Makassar Tingkatkan IPM

Baca Juga

MAKASSAR, WARTATIMUR.COM (24/10/2015) – Indeks Pembangunan Manusia (IPM) kota Makassar yang mencapai angka 80,17 di tahun 2013 atau berada pada posisi pertama di Sulawesi Selatan (Sulsel), dan peringkat VI tingkat nasional tak lepas dari peran serta Tim Penggerak (TP) PKK kota Makassar. Melalui program kerja di bidang kesehatan, organisasi pimpinan Indira Yusuf Ismail itu menggugah kesadaran perempuan pasangan usia subur untuk peduli terhadap peningkatan derajat kualitas hidup, di antaranya dengan memperhitungkan jarak kelahiran anak, kebersihan lingkungan, dan asupan gizi anak.

Pencanangan kegiatan Kesatuan Gerak PKK – KB – Kesehatan (KG PKK-KB-Kes) yang berlangsung hari ini, Jumat (23/10) di kantor kelurahan Batua, kecamatan Manggala dinilai sebagai upaya untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dengan pelibatan lintas sektor. Asisten III Pemerintah kota (Pemkot) Makassar, Dr. Burhanuddin, mewakili Wali Kota Makassar, menyatakan TP PKK kota Makassar telah berkontribusi nyata dalam peningkatan derajat kualitas hidup masyarakat, “Kegiatan Kesatuan Gerak PKK – KB – Kes kami pandang sebagai program yang sangat strategis karena sejalan dengan kebijakan pokok Pemkot Makassar yang bertujuan meningkatkan derajat kualitas hidup masyarakat,” tutur Burhanuddin.

Lebih lanjut Burhanuddin menuturkan Pemkot Makassar memiliki komitmen yang sangat tinggi dalam menangani persoalan kependudukan melalui program Makassar Bebas, “Hari Kesatuan Gerak PKK-KB-Kes dapat dijadikan sebagi momentum dalam upaya meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan KB dan kesehatan di kota Makassar, terlebih khusus kepada keluarga miskin,” lanjutnya.

Kegiatan ini merupakan program aksi tahunan TP PKK kota Makassar yang berlangsung secara serentak di setiap kelurahan pada Oktober hingga Desember dengan sasaran kegiatan meliputi pembinaan kesehatan masyarakat, pelayanan Keluarga Berencana (KB), pembinaan ketahanan keluarga, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi keluarga.

Ada empat kategori lomba pada kegiatan ini yang mencakup kegiatan KG PKK-KB-Kes, PHBS rumah tangga, Posyandu, dan kesehatan lingkungan. “Kami berharap target – target dari setiap program kerja dapat tercapai, dan kader kami dapat bekerja lebih optimal demi tercapainya Makassar dua kali tambah baik,” pungkas Ketua TP PKK kota Makassar, Indira Yusuf Ismail saat meninjau pelayanan KB di Puskesmas Batua sebagai kelanjutan dari pencanangan kegiatan KG PKK-KB-Kes.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan kota Makassar, dr. Naisyah Tun Azikin, kegiatan yang digelar PKK kota Makassar memberikan kontribusi yang berarti terhadap cakupan pelayanan KB yang ditarget setiap tahun, “Sebagai catatan penting, pada tahun 2014 lalu peserta KB baru yang berhasil dilayani sebanyak 44.685 akseptor atau 111,44% dari 40.099 target yang ditetapkan. Adapun kesertaan masyarakat ber KB secara aktif sampai dengan bulan September 2015 tercatat 119.582 akseptor atau 68,70% dari 174.063 Pasang Usia Subur (PUS),” terang dr. Naisyah.

Data Dinas Kesehatan kota Makassar menunjukkan bahwa dari setiap 100 PUS di Makassar rata – rata 70 pasang telah ber KB. Tak hanya itu, Makassar di tahun 2013, Total Fertility Rate (TFR) adalah yang terendah di Sulawesi Selatan yaitu 1,97 (data Susenas 2013) yang jika dirata-ratakan, setiap wanita usia subur di Makassar mampu melahirkan 1 sampai 2 anak. (NM)


Penulis : Nafli Mas'ud
Editor : Nafli Mas'ud
Copyright © 2013 Warta Timur, All Rights Reserved. Jalan Politeknik, Makassar .
Design by Wartatimur.com