Rabu, 18 Juli 2018

Konro Bakar, Membuat Ingin Kembali ke Makassar

3 minggu yang lalu | 7:30 am
Konro Bakar, Membuat Ingin Kembali ke Makassar

Baca Juga

MAKASSAR, WARTATIMUR.COM (6/5/2018) – Sop konro dan konro bakar merupakan salah satu kuliner yang bisa memanjakan lidah Anda yang mencintai masakan nusantara, baik penduduk lokal maupun pendatang. Biasanya makanan khas ini dapat ditemukan disepanjang jalan kota Makassar.

selain itu sudah banyak restoran yang menjadikan sop konro sebagai menu utamanya. Diberbagai acara pernikahan, perayaan hari raya Idul Fitri, hari raya Idul Adha maupun acara lainnya, menu satu ini jarang terlewatkan. Sebagian besar penduduk asli Makassar bahkan lebih sering membuatnya sendiri untuk dinikmati bersama keluarga, karena cukup mudah dan praktis.

Konro adalah masakan sup iga sapi khas Indonesia yang berasal dari tradisi Bugis dan Makassar. Sup ini biasanya dibuat dengan bahan iga sapi atau daging sapi.

Konro aslinya dimasak berkuah dalam bentuk sup yang kaya rempah. Masakan berkuah warna coklat kehitaman ini biasa dimakan dengan ketupat kecil yang dipotong-potong terlebih dahulu. Warna gelap ini berasal dari buah kluwek yang memang berwarna hitam.

Selain keluwak, sop konro ini dimasak dengan berbagai rempah lain seperti jahe, lengkuas, kayu manis, kapulaga, asam jawa, kunyit, kemiri, ketumbar, dan jinten.

Konro merupakan salah satu masakan khas yang banyak dicari para turis domestik maupun mancanegara ketika berkunjung ke Kota Makassar. Isinya bukan daging sapi, melainkan tulang iga. Mau dibakar atau direbus biasa di dalam kuah sup, tulang iga ini tetap enak disantap.

Sama dengan Coto, bagi sebagian orang, belum lengkap berkunjung ke kota Makassar tanpa mencicipi konro. Selain khas, makanan ini juga gampang didapatkan di berbagai sudut kota.

Setiap orang di Makassar pasti punya tempat favoritnya sendiri untuk menikmati konro. Ada yang berdasarkan rasa atau aroma, tempat, atau suasana.


Penulis : Asri Abdullah
Editor : Asri Abdullah
Copyright © 2013 Warta Timur, All Rights Reserved. Jalan Politeknik, Makassar .
Design by Wartatimur.com