Jum'at, 21 September 2018

Keren, Kapal Pinisi ‘Berlabuh’ di Bandara Sultan Hasanuddin

2 bulan yang lalu | 8:35 am
Keren, Kapal Pinisi ‘Berlabuh’ di Bandara Sultan Hasanuddin

Baca Juga

MAKASSAR, WARTATIMUR.COM (7/6/2018) – Ada ikon baru di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Sebuah kapal pinisi kini terpasang di atas kolem renang Bandara itu, pada Kamis dini hari, 6 Juni 2018.

Pemerintah Kabupaten Bulukumba melalui Dinas Pariwisata menginisiasi agar Pinisi bisa menjadi ikon Sulawesi Selatan. Apalagi, Pinisi sudah ditetapkan menjadi Warisan Dunia Takbenda oleh UNESCO.

Salah satu cara untuk mempromosikan itu kepada dunia, adalah dengan memajang perahu Pinisi di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar

Dengan memajang perahu Pinisi di Bandara, orang-orang dari berbagai penjuru negeri yang datang ke Makassar bisa langsung melihat ikon itu. Gayung bersambut. Pihak pengelola bandara dalam hal ini Angkasa Pura pun menyetujui usulan Pemkab Bulukumba.

Perahu Pinisi kini terpasang di kawasan Bandara Sultan Hasanuddin, tepatnya di atas kolam taman bandara yang berada di dekat jalur keberangkatan.

Sekretaris Dinas Pariwisata Andi Mattampawali AS mengungkapkan, proses ‘berlabuhnya’ Pinisi tersebut butuh perjuangan yang berat.

Setelah sebelumnya diangkut pakai mobil truk dari Tanah Beru Bulukumba menuju Maros, pihaknya bersama Angkasa Pura lalu mengangkat perahu Pinisi ke atas kolam dengan menggunakan crane.

“Ini merupakan salah satu upaya promosi budaya untuk menarik wisatawan mancanegara dan domestik ke Bumi Panrita Lopi,” imbuh Andi Ungko.

Menurut Andi Ungko sapaan akrab Andi Mattampawali, perahu Pinisi yang dipajang tersebut adalah sumbangan dari pengusaha kapal asal Bontobahari H Syarifuddin.

Perahu itu sebelumnya dipajang pada acara seremoni penerimaan Sertifikat Pinisi sebagai Warisan Dunia beberapa bulan yang lalu di Tanah Beru. Pinisi itu sendiri memiliki panjang 9 meter dengan lebar 1,8 meter, tinggi tiang layar 3,5 meter serta bobot 2,5 ton.

“Rencananya layar perahu Pinisi ini berwarna biru yang dipasangi logo Asian Games 2018 di setiap layarnya. Warna perahu adalah putih dengan kombinasi bis warna biru dan hijau yang menandakan perpaduan antara Bulukumba dan Angkasa Pura,” kata Andi Ungko.

Pemasangan dilakukan, berlangsung pada Kamis dini hari, 7 Juni 2018. (*)


Penulis : Asri Abdullah
Editor : Asri Abdullah
Copyright © 2013 Warta Timur, All Rights Reserved. Jalan Politeknik, Makassar .
Design by Wartatimur.com