Sabtu, 20 Oktober 2018

Keponakan Dg. Ical Akui kekalahannya di Pileg

4 tahun yang lalu | 1:23 pm
Keponakan Dg. Ical Akui kekalahannya di Pileg

Baca Juga

MAKASSAR, WARTATIMUR.COM – Ketika banyak calon legislatif yang tidak percaya hasil pemilihan umum (Pemilu) 9 April lau, Caleg Partai Gerindra untuk DPRD Kota Makassaar Dapil III Tamalanrea – Biringkanaya nomor urut 6, Muhammad Anugrah Aburairah, dengan tegas mengaku kalah dalam pesta demokrasi 5 tahun sekali ini.

Keponakan wakil walikota Makassar terpilih Syamsu Rizal ini mengatakan, suara yang diraihnya memang tidak bisa mengantarkannya ke kursi wakil rakyat kota makassar namun dia mengaku suara yang diraihnya merupakan hasil dari pendidikan politik yang diberikan kepada masyrakat.

“Saya meraih suara 1128, saya yakin ini adalah suara yang tulus diberikan kepada saya karena mereka memang percaya dengan saya. Saya tetap komitmen dengan kerja keras memberikan pendidikan politik bukan dengan mobiliasasi pemilih dengan politik uang,” ujarnya.

Anugrah menambahkan selalu memegang teguh pelajaran pendidkan politik yang diberikan pamannya Dg. Ical yang tidak menginkan dirinya terjebak adalam politik uang demi meraup suara masyarakat. Dia menganggap tidak bisa dipungkiri pesta demokrasi tahun ini telah dinodai dengan banyaknya tranksasional suara.

“Saya selalu memegang teguh kata Dg. Ical yakni lebih baik saya kalah atau tidak meraih satupun suara dengan membeli suara rakyat seperti kebanyakan caleg yang dilakukan ,” tandas Anugrah yang mengaku menadapat banyak kecurangan pemilu di dapilnya.

Lebih jauh alumni Sospol ini menjelaskan selama kampanyenya dia tetap melakukan sosialisasi program yang sesuai dengan PKPU No 15 dimana dia lebih banyak melakukan sosialiasi ke lorong-lorong untuk memperkenalkan programnya.

“Walaupun saya berkampanye yang sesuai dengan aturan saya bersyukur masih ada masyarakat yang mau memilih caleg tanpa diberikan imbalan baik uang maupun sembako. Hal ini dibuktikan suaraku ada di seluruh kelurahan dan hanpir di semua TPS,” tandasnya.

Untuk di dapilnya yang meliputi kecamatan Tamalanrea dan Biringkanaya dirinya tidak bisa membendung politik uang lebih menang. “Saya akui didapil saya banyak warga yang memang sudah memasang harga untuk satu suara dimana saya dapatkan warga akan memilih caleg yang memberikan uang lebih tinggi,” jelasnya.

Anugrah berharap walaupun pemilih cerdas susah didapatkan dia mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Tim baruga 66 dan tim kerabat 66 yang telah bekerja keras untuk dirinya. (NR)


Penulis : Asri Abdullah
Editor : Asri Abdullah
Copyright © 2013 Warta Timur, All Rights Reserved. Jalan Politeknik, Makassar .
Design by Wartatimur.com