Selasa, 19 Juni 2018

Kallapi, Endemik Sulawesi yang Nyaris Punah

4 tahun yang lalu | 7:45 am
Kallapi, Endemik Sulawesi yang Nyaris Punah

Camera 360

Baca Juga

MAKASSAR, WARTATIMUR.COM – Hari kedua seminar nasional ekologi dan keanekaragaman hayati dihadiri oleh ratusan peneliti. 59 orang diantaranya mempresentasikan hasil penelitiannya.

Para peserta berasal dari beberapa instansi dan universitas se-indonesia, diantaranya Taman Nasional, Litbang Kehutanan, BPK, LIPI, Unhas, UI, IPB, UGM, Politani Samarinda, Unmul, IAIN Palembang, UNHALU, Univ. Sam Ratulangi, ITB, dan beberapa peserta dari Kupang, Papua, dan Medan.

Kegiatan yang diselengarakan atas kerja sama Fakultas Kehutanan Unhas dan Taman Nasional Bantimurung Bulussaraung ini umumnya membahas tentang Keanekaragaman Hayati, upaya konservasi, konservasi dalam sosial kemasyarakatan, perubahan iklim, taman nasional, ekowisata, dan potensi konservasi dalam pembangunan berkelanjutan.

Salah satu penelitian yang menarik perhatian dalam seminar ini adalah Pohon Endemik Sulawesi Kallapi (KalappiacelebicaKostrem) yang terancam punah, yang dipresentasikan oleh Asrianti Arif. Penelitian ini mendapat respon yang luar biasa dari peserta seminar Komisi B. Kayu Kallapi yang memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi dan kualitas kayu yang baik, namun sayangnya kurang dikembangkan oleh masyarakat.

Dalam presentasinya, Akademisi Unhalu kendari ini mengungkapkan, dibutuhkan banyak penelitian dan pengembangan budidaya baik secara eksitu dan insitu untuk jenis kayu kua tini. Salah satu yang menjadi penghambat pengembangan Kallapi ini adalah keterbatasan benih akibat musim buah yang kurang jelas waktunya sehingga biji sulit diperoleh.

Pihak Kebun Raya Bogor dalam forum Seminar Nasional mengakui belum memiliki koleksi untuk jenis endemik Sulawesi ini. Dan berharap bisa melakukan kerjasama untuk memperoleh bibit kayu kallapi ini. (Bulan)


Penulis : Asri Abdullah
Editor : Asri Abdullah
Copyright © 2013 Warta Timur, All Rights Reserved. Jalan Politeknik, Makassar .
Design by Wartatimur.com