Jum'at, 22 September 2017

Jubir DIA: Jubir SuKa Asal Bunyi

4 tahun yang lalu | 10:53 am
Jubir DIA: Jubir SuKa Asal Bunyi

Baca Juga

MAKASSAR, WARTATIMUR.COM – Menanggapi komentar juru bicara (Jubir) Supomo-Kadir (SuKa), Yudistira Ardy Rukka di salah satu media online yang mengatakan karya-karya spektakuler Moh. Ramdhan Pomanto hanya terinspirasi dari karya orang lain atau copy paste, membuat Jubir DIA Irwan Ade Saputra angkat bicara.

Ade, sapaan akrab Jubir DIA ini mengatakan kalau Yudistira itu ‘kapau-pau’ (asal bicara), tidak pernah mengakses info terbaru, akhirnya jadi ‘asbun’ (asal bunyi). “Kasihan Jubir kandidat jika tidak melek media,” kata Ade, Rabu (28/8).

Dalam sebuah release yang dikirimkan kepada Warta Timur, Ade menjelaskan sejarah lahirnya mesjid terapung yang juga sudah dipublish media merupakan saran dari Jusuf Kalla kepada Ilham Arief Sirajuddin (IAS) saat berada di Jeddah. Kemudian IAS meminta Danny sapaan akrab Moh. Ramdhan Pomanto untuk mendesainnya.

Terkait soal Pantai Losari, Ade mengungkapkan bahwa anjungan Losari adalah satu-satunya publik space di pinggir laut yang gratis, beda dengan Marina By Sands di Singapura dan Ancol yang harus membutuhkan biaya. “Dari sisi mananya copy paste?. Yudistira goblok,” ucap Ade dalam releasenya.

Menurut Ade, Danny tidak mungkin meng-copy paste. “Buktinya, Danny pemegang tiga Hak Paten Nasional untuk Desain Industri dari Kementerian Hukum dan HAM,” ujarnya.

Ade juga mengomentari soal kandidatnya yang dianggap mengabaikan kearifan lokal Makassar. “Soal ciri khas Makassar, Danny-Deng Ical (DIA) dari awal mengusung visi ‘Menata lorong membangun kota dunia berlandaskan kearifan lokal’,” ungkap Ade. (Ir)


Penulis : Irlan
Editor : Asri Abdullah
Copyright © 2013 Warta Timur, All Rights Reserved. Jalan Politeknik, Makassar .
Design by Wartatimur.com