Jum'at, 24 November 2017

Ini Nama-Nama Peraih Pena Award FLP 2013

4 tahun yang lalu | 12:33 pm
Ini Nama-Nama Peraih Pena Award FLP 2013

Baca Juga

DENPASAR,WARTATIMUR.COM-Penghargaan Pena Award diberikan kepada sejumlah penulis nasional di akhir kegiatan Munas III Forum Lingkar Pena (FLP) yang dihadiri utusan dalam dan luar negeri, di hotel Green Villas, Bali (1/9).

Peraih Pena Award adalah sebagai berikut: Novel Terpuji, buku Takhta Awan karya Sinta Yudisia (Surabaya), Penulis Terpuji, Afifah Afra (Surakarta), Buku Non Fiksi Terpuji, Terapi Kejujuran karya Yanuardi Syukur (Maluku Utara), Kumpulan Cerpen Terpuji, karya Benny Arnas (Lubuk Linggau), Penulis Pendatang Baru, Mashdar Zainal, FLP Wilayah Terpuji, FLP Jambi, Cabang Terpuji FLP Depok, dan Puisi Terpuji, Rembulan Pun Meluruh di Ranting Perak karya Syukur A. Mirham.

Juri lomba, Helvy Tiana Rosa, sastrawan Indonesia, mengatakan salah satu peraih Pena Award Yanuardi Syukur dengan karya buku Terapi Kejujuran memiliki muatan yang baru, dan isinya dapat diaplikasikan.

Yanuardi adalah dosen Antropologi Sosial Universitas Khairun, Ternate, yang juga menjadi nominator sebagai Penulis Terpuji. Alumni mahasiswa Antropologi FISIP Unhas ini merupakan Mantan Ketua FLP Sulsel 2004-2006 yang juga Ketua FLP Maluku Utara.

Dewan juri Pena Award ini adalah Helvy Tiana Rosa (Sastrawan, Dosen Sastra UNJ), Habiburrahman el Shirazy (Novelis), Gol A Gong (Novelis, Presiden Rumah Dunia), dan M. Irfan Hidayatullah (Dosen Sastra Unpad, Bandung).

Dari laman MunasFLP.com, dijelaskan bahwa Anugerah Pena FLP merupakan ajang apresiasi karya 4 tahunan yang digelar Forum Lingkar Pena. Penyelenggaraannya biasanya berbarengan dengan Musyawarah Nasional. Selama riwayat pelaksanaannya, kategori-kategori Anugerah Pena FLP mengalami beberapa perubahan.

Dilaksanakan pertama kali pada tahun 2005, Anugerah Pena kala itu menyajikan 8 kategori dan 3 kategori penghargaan khusus. Kedelapan kategori itu ialah Novel Terpuji, Novel Remaja Terpuji, Cerpen Terpuji, Cerpen Remaja Terpuji, Non-Fiksi, Kaver Buku Terpuji, Penulis Pendatang Baru Terpuji, dan FLP Wilayah Terpuji.

Adapun 3 kategori penghargaan khusus ialah untuk Pengabdian di Bidang Sastra, diserahkan kepada Budayawan Kuntowijoyo, Buku Sastra Terpuji untuk Malaikat Tak Datang di Malam Hari karya Joni Ariadinata. Penghargaan ketiga diserahkan kepada Almarhumah Diana Roswita yang meninggal akibat tsunami, 26 Desember 2004. Diana dikenal sebagai Pendiri FLP Aceh dan pengarang lebih dari 10 buku fiksi.

Kemunculan fenomenal novel Ayat-ayat Cinta pada tahun 2004 tak luput dari radar. Novel karya Habiburrahman El-Shirazi yang akrab dipanggil Kang Abik itu diganjar dengan Anugerah Pena kategori Novel Terpuji. (YS)

Sementara itu, penghargaan khusus terhadap budayawan Kuntowijoyo, tidak bisa dilepaskan dari sumbangsih pemikirannya dalam memformulasikan Sastra Profetik. Istilah yang kerap diatributkan kepada Kuntowijoyo itu seolah bersenyawa dan menginspirasi semangat Islam dalam bersastra yang menjadi ciri khas FLP. (YS)


Penulis : Asri Abdullah
Editor : Asri Abdullah
Copyright © 2013 Warta Timur, All Rights Reserved. Jalan Politeknik, Makassar .
Design by Wartatimur.com