Jum'at, 24 November 2017

Ini 4 Keganjalan Penyelidikan Kasus Pembakaran PKM UNM

4 tahun yang lalu | 7:57 am
Ini 4 Keganjalan Penyelidikan Kasus Pembakaran PKM UNM

Baca Juga

MAKASSAR, WARTATIMUR.COM – Salah satu sumber Warta Timur menuturkan, ada beberapa keganjalan dan ketimpangan yang terjadi dalam proses pengungkapan pelaku pembakaran Gedung PKM UNM yang terjadi beberapa hari yang lalu.

Menurutnya, keganjalan-keganjalan tersebut yakni pertama, Muh. Alwi dan Heriansah yang menjadi korban pemukulan yang dilakukan oleh sekelompok mahasiswa pasca insiden kebakaran, kemudian dimintai keterangan oleh pihak kepolisian dan dalam proses introgasi, dipaksa, dengan tindakan kekerasan, untuk mengaku sebagai pelaku pembakaran.

Kedua, Pembantu Rektor 3 UNM dalam keterangannya di salah satu media lokal, Sabtu (9/11) mengatakan, sudah mengidentifikasi tiga nama mahasiswa pelaku pembakaran yang disebut-sebut sudah dikantongi oleh tim penyedik. “Yang pastinya mereka dari jurusan Pendidikan Sejarah”. Kata, Pembantu Rektor 3 UNM.

Namun faktanya bahwa ketiga mahasiswa yang disebutkan oleh Pembantu Rektor 3 ini, tidak terbukti sebagai pelaku berdasarkan hasil penyeledikan dan sudah dibebaskan pada hari Minggu, (10/11) kemarin.

Ketiga, beberapa pimpinan lembaga kemahasiswaan di Fakultas Ilmu Sosial, Budiman (Presiden Fema FIS UNM) dan Ahmad Armin (Ketua HMJ Pend. Sejarah), juga diperiksa oleh pihak kepolisian berdasarkan keterangan hasil penyeledikan pihak kepolisian terhadap Pembantu Rektor 3 UNM. Hal ini mengesankan bahwa Pembantu Rektor 3 UNM terindikasi memberikan keterangan kepada kepolisian yang tidak sesuai dengan fakta yang terjadi dan justru memberatkan kawan-kawan Mahasiswa di Fakultas Ilmu Sosial.

Keempat, beberapa pemberitaan di media, baik lokal maupun nasional justru tidak objektif dan terkesan memojokkan kawan-kawan di Fakultas Ilmu Sosial, yang seolah-olah mengarahkan bahwa pelakunya berasal dari Fakultas Ilmu Sosial sehingga menjadi opini di kalangan civitas akademika UNM.

Dalam waktu dekat ini, lembaga kemahasiswaan Fakultas Ilmu Sosial yang didampingi oleh Lembaga Bantuan Hukum Makassar akan mengadakan konferensi pers untuk mengklarifikasi segala tuduhan yang diterima oleh mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial terkait insiden pembakaran Gedung PKM UNM. (AR)


Penulis : Asri Abdullah
Editor : Asri Abdullah
Copyright © 2013 Warta Timur, All Rights Reserved. Jalan Politeknik, Makassar .
Design by Wartatimur.com