Selasa, 18 Juni 2019

Ingin Main di Makassar tapi Budget Terbatas? Kunjungi 7 Tempat Ini!

3 minggu yang lalu | 7:17 am
Ingin Main di Makassar tapi Budget Terbatas? Kunjungi 7 Tempat Ini!

Baca Juga

MAKASSAR, WARTATIMUR.COM (22/5/2019) – Kota Makassar di Sulawesi Selatan dikenal salah satu kota metropolitan yang menyimpan beragam destinasi wisata baik ala koper maupun ransel. Nah, buat kamu yang lagi plesiran di Makassar, inilah tujuh destinasi wisata yang relatif ramah di kantong.

1. Benteng Rotterdam

Benteng peninggalan Kerajaan Gowa-Tallo ini menjadi saksi historis perjalanan Makassar. Warga setempat menyebut benteng ini dengan sebutan Panyyua atau penyu. Benteng yang menjadi markas pasukan katak Kerajaan Gowa ini kemudian diserahkan kepada Belanda melalui perjanjian Bongaya. Sejak itulah, benteng ini diubah namanya menjadi Rotterdam.

Di Benteng Rotterdam, kamu juga bisa melihat bekas penjara tempat Pangeran Diponegoro ditawan.

Untuk melihat-lihat seisi Benteng Rotterdam, per orang dewasa bisa memberikan sumbangan sukarela, umumnya sekitar Rp 10 ribu.

2. Museum La Galigo

Museum ini berada di satu kompleks dengan Benteng Rotterdam. Museum La Galigo adalah museum tertua di Sulawesi Selatan (Sulsel). Museum yang dulunya bernama Celebes (nama lain Sulawesi) ini mulai beroperasi sejak pendudukan Belanda.

Di La Galigo, pengunjung bisa melihat benda-benda peninggalan kebudayaan Megalithikum, koleksi Kerajaan Gowa, Bone dan kerajaan-kerajaan lainnya yang pernah berdiri di Sulsel, serta simbol-simbol kebudayaan masyarakat Sulsel.

Untuk melihat-lihat koleksi di La Galigo, pengunjung wajib membayar Rp 7.500 per orang.

3. Pantai Losari

Pantai ini menjadi landmark Kota Makassar. Jadi, gak lengkap rasanya ke Makassar tanpa mengunjungi Pantai Losari. Inilah tempat favorit warga Makassar beserta wisatawan menghabiskan sore hingga malam hari dengan menyaksikan matahari terbenam.

Kalau lapar, gak usah galau. Di sekitar Losari, kamu bisa menemukan banyak penjaja makanan menjual olahan pisang khas Makassar yakni pisang eppe.

4. Masjid Terapung Amirul Mukminin

Masjid ini diklaim sebagai masjid terapung pertama di Indonesia. Masjid yang mampu menampung hingga 500 jamaah ini dibangun dengan gaya modern minimalis.

Terletak di timur Pantai Losari, Masjid Terapung Amirul Mukminin ini tak hanya berfungsi sebagai tempat peribadatan tetapi sekaligus daya tarik wisatawan.

5. Monumen Korban 40.000 Jiwa

Monumen ini dibangun untuk mengenang pembantaian massal yang dilakukan oleh Kapten Raymond Westerling pada tahun 1946-1947.

Jumlah korbannya memang tidak menyentuh angka 40ribu, tetapi keberadaan monumen tersebut adalah upaya menolak lupa atas kejahatan masif yang dilakukan oleh Belanda saat itu. Harga tiket per orangnya hanya Rp 5ibu. Terjangkau kan?


Penulis : Nafli Mas'ud
Editor : Nafli Mas'ud
Copyright © 2013 Warta Timur, All Rights Reserved. Jalan Politeknik, Makassar .
Design by Wartatimur.com