Kamis, 27 Februari 2020

Inflasi 6,7% di Juni 2014, Ini Penyebabnya

5 tahun yang lalu | 6:46 am
Inflasi 6,7% di Juni 2014, Ini Penyebabnya

Baca Juga

JAKARTA, WARTATIMUR.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) merilis angka inflasi Juni 2014, dibandingkan periode yang sama tahun lalu, sebesar 6,7%. Bulan lalu, BPS mencatat terjadi inflasi 0,43% secara bulanan.

Suryamin, Kepala BPS, mengemukakan sejumlah komoditas penyebab inflasi. Pertama adalah daging ayam ras, yang selama Juni mengalami kenaikan harga 5,15%. “Ini karena kebutuhan yang meningkat jelang puasa,” kata Suryamin dalam keterangan pers di kantornya, Jakarta, Selasa (1/7).

Kedua adalah bawang merah, yang harganya naik 11,9%. Harga komoditas ini naik karena hasil panen yang menurun.

Ketiga adalah telur ayam ras, yang harganya naik 6,61% karena tingginya permintaan jelang puasa. Keempat adalah tarif listrik, dengan perubahan harga 1,02%. “Ini akibat peraturan soal kenaikan tarif listrik. Paling tinggi terjadi di DKI, Surabaya, dan Denpasar,” tutur Suryamin.

Kelima adalah tarif angkutan udara, kenaikan harganya 3,14%. Ini terjadi karena masa liburan sekolah.

Keenam adalah tomat sayur, harganya naik 9,6%. Ketujuh adalah bawang putih dengan kenaikan harga 0,02%.

Kedelapan adalah tarif kontrak rumah, biayanya naik rata-rata 3,8%. “Kenaikan ini akibat mahalnya biaya perawatan,” ujar Suryamin.

Sementara kelompok yang menjadi penghambat inflasi, tambah Suryamin, ada 2 jenis. Pertama adalah cabai rawit, yang harganya turun 12,22%. “Harga cabai rawit turun karena produksi melimpah,” katanya.

Kedua adalah cabai merah, dengan penurunan harga 5,26%. Ini karena sedang masa panen. (rmol)


Penulis : Asri Abdullah
Editor : Asri Abdullah
Copyright © 2013 Warta Timur, All Rights Reserved. Jalan Politeknik, Makassar .
Design by Wartatimur.com