Selasa, 18 Juni 2019

Ibadah Sambil Wisata, Ini 5 Masjid Wajib Kamu Kunjungi di Makassar

3 minggu yang lalu | 2:23 am
Ibadah Sambil Wisata, Ini 5 Masjid Wajib Kamu Kunjungi di Makassar

Baca Juga

MAKASSAR, WARTATIMUR.COM (14/5/2019) – Selain tempat ibadah umat Muslim, masjid juga bisa menjadi destinasi wisata religi. Keindahan bangunan dengan ciri khas arsitektur biasanya jadi daya tarik tersendiri.

Di Makassar, ada banyak masjid yang bisa kamu kunjungi. Di sela aktivitas ibadah, kamu bisa mengenal lebih dekat bangunannya. Masjid cocok juga jadi tempat ngabuburit jelang berbuka puasa.

Dari ribuan bangunan, enam masjid ini layak jadi tujuan prioritasmu jika berkunjung ke Makassar. Data informasinya dihimpun dari Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Kementerian Agama, Selasa (14/5).

1. Masjid Al Markaz Al Islami
Ibadah Sambil Wisata, Ini 5 Masjid Wajib Kamu Kunjungi di MakassarIDN Times/Abdurrahman
Sampai saat ini merupakan masjid termegah di Makassar dan Sulawesi Selatan. Terdiri dari bangunan tiga lantai, masjid Al Markaz bisa menampung hingga 50 ribu jemaah.

Corak bangunannya didominasi warna hijau, sebagai simbol Islam yang menyejukan. Gaya masjid ini terinspirasi dari Masjidil Haram di Makkah, dan Masjid Nabawi di Madinah, Arab Saudi.

Masjid Al Markaz Al Islami berdiri di Jalan Masjid Raya, Kecamatan Bontoala. Selama Ramadan, pekarangan masjid jadi pasar malam dengan berbagai barang keperluan masyarakat.

2. Masjid Raya Makassar
Ibadah Sambil Wisata, Ini 5 Masjid Wajib Kamu Kunjungi di MakassarIDN Times / Aan Pranata
Masjid ini menarik perhatian dengan model arsitektur yang mengadopsi gaya Timur Tengah dan sentuhan Mediterania. Tak sedikit orang yang menyebutnya sebagai masjid terindah di Makassar.

Masjid Raya Makassar diresmikan pada tahun 1949 dan mengalami pemugaran total pada 1999 hingga 2005, dan kini bisa menampung hingga 10 ribu jemaah.

Masjid Raya Makassar berdiri di Jalan Jenderal M Jusuf, di atas lahan seluas 13.912 meter persegi. Dana awal pembangunan masjid hanya Rp. 60 ribu, yang diprakarsai KH Ahmad Bone, seorang ulama asal Kabupaten Bone. Dua tahun kemudian masjid diresmikan dengan menghabiskan biaya Rp1,2 juta.

3. Masjid terapung
Ibadah Sambil Wisata, Ini 5 Masjid Wajib Kamu Kunjungi di Makassarsimas.kemenag.go.id
Nama aslinya adalah Masjid Amirul Mukminin. Namun lebih dikenal dengan nama Masjid Terapung karena dibangun di atas laut, pada kawasan Anjungan Pantai Losari.

Masjid dengan kapasitas 500 jamaah ini punya dua kubah berdiameter 9 meter. Di bawah kubah tersebut pengunjung bisa menikmati alam ciptaan Tuhan melalui embusan angin pantai.

Bangunan masjid ini memadukan konsep modern dan sentuhan islami. Masjid yang berhadapan dengan rumah jabatan Wali Kota Makassar ini disebut-sebut sebagai masjid terapung pertama di Indonesia.

4. Masjid Muhammad Cheng Ho
Ibadah Sambil Wisata, Ini 5 Masjid Wajib Kamu Kunjungi di MakassarFoursquare/Yuki Rubi H
Seperti di Semarang dan Palembang, Masjid Cheng Ho juga ada di Makassar. Bahkan ada dua lokasi. Yang pertama di kawasan Tanjung Bunga, sedangkan satunya berada di Jalan Tun Abdul Razak, yang masuk Kabupaten Gowa.

Dibangun oleh Persatuan Muslim Tionghoa, Masjid Muhammad Cheng Hoo membuktikan eksistensi keberadaan warga Muslim Tiongkok di Makassar. Perpaduan nuansa Timur Tengah, Tiongkok, dan sentuhan budaya Bugis Makassar menjadi kelebihan dan keunikan masjid ini.

Sentuhan Tionghoa terutama dapat dilihat dari dominasi merah serta kuning pada bangunan masjid, sementara bangunan persegi menyimbolkan nilai Bugis assulappa’appa.

5. Masjid Al-Fatih Al-Ansar Makassar
Ibadah Sambil Wisata, Ini 5 Masjid Wajib Kamu Kunjungi di MakassarIDN Times / Aan Pranata
Masjid Alfatih Al-Anshar terkenal karena keunikan arsitektur bangunannya yang menyerupai bangunan Kabbah di Makkah, Arab Saudi. Masjid ini terletak di jalan Paccinang Raya, Kelurahan Tello, Kecamatan Panakukang, Makassar.

Sejak diresmikan menjelang bulan Ramadan tahun 2015, masjid ini selalu mencuri perhatian pengunjung. Bagian dalam masjid juga ditata rapi sehingga jemaah nyaman berlama-lama.


Penulis : Nafli Mas'ud
Editor : Nafli Mas'ud
Copyright © 2013 Warta Timur, All Rights Reserved. Jalan Politeknik, Makassar .
Design by Wartatimur.com