Sabtu, 19 September 2020

Hore! Siswa Kurang Mampu di Makassar Dapat Pinjaman Gawai untuk Belajar

3 minggu yang lalu | 2:55 am
Hore! Siswa Kurang Mampu di Makassar Dapat Pinjaman Gawai untuk Belajar

Baca Juga

MAKASSAR, WARTATIMUR.COM (5/8/2020) – Sejumlah sekolah di Kota Makassar akan memberikan bantuan satu unit tablet kepada siswa kurang mampu. Tujuannya untuk menunjang sistem pembelajaran online yang mulai diterapkan tahun ini.

Kepala SMPN 6 Makassar, Munir menyebut ada 428 unit tablet yang disiapkan. Itu akan dipinjamkan ke seluruh siswa baru dan siswa kurang mampu di kelas delapan dan sembilan. “Tablet itu untuk menunjang pembelajaran di rumah. Jadi, semua siswa baru kita fasilitasi tablet. Sisanya untuk siswa kelas delapan dan sembilan yang membutuhkan,” kata Munir, kemarin.

Pengadaan ratusan unit tablet itu bersumber dari dana BOS Kinerja yang diberikan khusus untuk sekolah berprestasi. Anggarannya Rp875 juta.

Tidak hanya siswa, rencananya tablet itu pun juga akan dipinjamkan ke guru-guru yang mengajar di kelas tujuh. Itupun jika siswa kurang mampu sudah tercover. “Ini kita sementara susun bagaimana mekanisme peminjamannya. Kita berharap barang ini bisa dipakai dalam waktu yang lama,” ujarnya.

Kepala SMPN 8 Makassar, Ruslan menyampaiman peminjaman tablet sudah mulai berjalan. Bantuan itu difokuskan bagi siswa yang belum memiliki tablet. Baik kelas tujuh, delapan, dan sembilan. “Kita sudah mulai pinjamkan ke siswa yang memang belum punya dan orang tuanya belum sanggup beli,” ucap Ruslan.

Dia menyebut ada 528 unit tablet yang disiapkan sekolah. Rencananya, tablet ini akan digunakan untuk menunjang pembelajaran di sekolah. Namun karena pandemi maka tablet itu dipinjamkan ke siswa untuk digunakan di rumah. “Tablet itukan di beli untuk dipakai di sekolah tapi karena sistem belajar daring makanya di pinjamkan ke siswa yang belum punya,” paparnya.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Amelia Malik menyebutkan ada 19 sekolah yang mendapat dana BOS Kinerja. Anggaran itu diperuntukkan untuk pengadaan tablet. “Tablet itu yang kita pinjamkan ke siswa untuk digunakan belajar daring,” singkatnya.

Dia berharap semua siswa kurang mampu yang belum memiliki gawai bisa dicover melalui peminjaman tablet tersebut. Apalagi ada 2.830 tablet yang dimiliki dari 19 sekolah. Baca Juga : Pendidikan Harus Didesain Sistematis, Terstruktur dan Tepat Sasaran

Terbanyak SMPN 8 528 unit tablet, SMPN 6 428 unit, SMPN 18 410 unit, SMPN 12 373 unit, SMPN 2 303 unit. Selanjutnya, SDN Kompleks Ikip I 94 unit, SDN Kompleks Ikip 93 unit, SD Inpres Mariso I 78 unit, SD Inpres Gontang 70 unit, SD Inpres Tamalanrea 4 67 unit.

Kemudian, SD Inpres Bawakaraeng 65 unit, SDN Rajawali 54 unit, SDN Bontomarannu 2 46 unit, SD Inpres Galangan Kapal III 44 unit, SDN Katangka 42 unit, SD Inpres Panaikang I 43 unit, SD Inpres Rappocini 38 unit, SDN Gunung Sari II 31 unit, dan SD Inpres Gunung Sari Baru 23 unit.

“Insyaallah pekan ini sudah didistribusikan. Jadi semua siswa yang meminjam dibuatkan berita acara agar menjadi tanggungjawab orang tua siswa,” paparnya.


Penulis : nafli mu
Editor : nafli mu
Copyright © 2013 Warta Timur, All Rights Reserved. Jalan Politeknik, Makassar .
Design by Wartatimur.com